Mudik Laut Masih Jadi Andalan, PELNI Balikpapan Angkut Ribuan Penumpang Selama Nataru
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Transportasi laut masih menjadi pilihan utama warga Balikpapan saat libur Natal dan Tahun Baru. Selama periode Nataru 2025/2026, PT PELNI Cabang Balikpapan melayani puluhan ribu penumpang yang bepergian antarpulau, mulai dari Sulawesi hingga Nusa Tenggara, dengan arus mudik dan balik berjalan relatif lancar.
Sejak fase pra-Nataru pada 11–24 Desember 2025, aktivitas di Pelabuhan Semayang Balikpapan mulai meningkat. Puncaknya terjadi menjelang Natal, saat banyak warga memilih pulang kampung lebih awal untuk menghindari kepadatan.
Pada periode arus mudik 18–31 Desember 2025, PELNI Cabang Balikpapan mengoperasikan 9 kapal, dengan total 8.441 penumpang turun dan 7.296 penumpang berangkat dari Balikpapan.
Angka ini menunjukkan bahwa kapal laut masih menjadi moda favorit, terutama bagi penumpang yang bepergian jarak jauh dengan membawa keluarga dan barang dalam jumlah besar.
KM Bukit Siguntang Jadi Tumpuan
Puncak arus mudik tercatat pada H-7 Natal, 18 Desember 2025, saat 1.764 penumpang berangkat dari Pelabuhan Balikpapan menggunakan KM Bukit Siguntang.
Bagi banyak warga, kapal ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi jalur utama penghubung Balikpapan dengan kampung halaman di Sulawesi dan Nusa Tenggara.
Memasuki awal Januari 2026, arus balik mulai terasa. Pada periode 1–8 Januari 2026, PELNI Cabang Balikpapan melayani 6 kapal, dengan 4.428 penumpang tiba dan 5.241 penumpang berangkat.
Puncak arus balik terjadi pada H+6 Tahun Baru, 6 Januari 2026, dengan 1.776 penumpang tiba di Balikpapan, kembali untuk bekerja dan beraktivitas setelah libur panjang.

Rute Timur Masih Paling Padat
Selama Nataru 2025/2026, rute terpadat dari Balikpapan adalah:
Balikpapan – Parepare – Makassar – Maumere – Lewoleba – Larantuka – Kupang (6 kunjungan kapal). Balikpapan – Pantoloan (3 kunjungan kapal).
Rute ini menunjukkan kuatnya konektivitas Balikpapan dengan kawasan Indonesia Timur, baik untuk kebutuhan keluarga, ekonomi, maupun pendidikan.
Kepala Cabang PT PELNI (Persero) Balikpapan, Ridwan Mandaliko, mengatakan kelancaran angkutan Nataru tidak lepas dari kesiapan armada dan koordinasi dengan seluruh pihak di pelabuhan.
“PELNI berkomitmen memberikan layanan transportasi laut yang aman, tertib, dan nyaman, terutama pada periode libur nasional dengan mobilitas masyarakat yang tinggi,” ujarnya, Senin (12/1/2026).
Kelancaran angkutan laut selama Nataru berdampak langsung pada aktivitas kota, mulai dari pergerakan tenaga kerja, arus barang, hingga roda ekonomi di sekitar pelabuhan. Bagi Balikpapan sebagai kota transit dan penyangga kawasan timur, peran transportasi laut tetap krusial.
Ke depan, PELNI Cabang Balikpapan menyatakan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pelayaran guna mendukung konektivitas antarpulau dan akses transportasi yang lebih merata.***
BACA JUGA
