Sukses Amankan 28 Bandara, Otban Wilayah VII Tutup Posko Nataru dengan Catatan Zero Accident

Bandara SAMS Sepinggan kembali mencatat prestasi gemilang. Sepanjang tahun 2024, bandara kebanggaan Balikpapan ini sukses melayani lebih dari 5,5 juta penumpang.
Lonjakan Penumpang di Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan. Foto: Dok. inibalikpapan.com

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Arus mudik dan balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026) di wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Tengah mencatatkan kenaikan signifikan.

Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VII melaporkan pertumbuhan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat yang melampaui capaian tahun sebelumnya.

Data ini diungkapkan oleh Kepala Otban Wilayah VII, Ferdinan Nurdin, saat menutup secara resmi Posko Terpadu Angkutan Nataru di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Senin (5/1/2026).

Statistik Kenaikan: Balikpapan dan Berau Jadi Magnet Utama

Berdasarkan rekapitulasi data selama masa posko, mobilitas masyarakat melalui jalur udara menunjukkan tren positif.

  • Jumlah Penumpang: Naik 6,27 persen dibandingkan periode tahun lalu.
  • Pergerakan Pesawat: Naik 4 persen dari tahun sebelumnya.

Ferdinan menjelaskan, dari 28 bandara yang diawasi Otban Wilayah VII di tiga provinsi, terdapat tujuh bandara utama yang menjadi fokus pemantauan karena aktivitasnya yang sangat tinggi.

“Peringkat pertama (paling padat) ada di Sepinggan Balikpapan, keduanya di Kalimarau Berau,” ujar Ferdinan. Selain dua bandara tersebut, Bandara APT Pranoto Samarinda, Juwita Tarakan, Iskandar Pangkalan Bun, Tjilik Riwut Palangka Raya, dan H. Asan Sampit juga masuk dalam daftar pengawasan ketat.

Sinergi 5 Kelompok Inspektur: “Zero Accident” Selama Nataru

Meskipun terjadi lonjakan trafik, Ferdinan bersyukur karena tidak ada kejadian menonjol atau insiden signifikan yang mengganggu kelancaran penerbangan. Hal ini berkat kerja keras lima kelompok inspektur yang diterjunkan setiap hari untuk melakukan monitoring silang.

Detail Pengawasan Ketat:

  1. Bidang Navigasi: Memantau kinerja AirNav untuk memastikan lalu lintas udara aman.
  2. Bidang Kelayakan: Melakukan inspeksi rutin terhadap armada maskapai (ramp check).
  3. Bidang Bandara & Keamanan: Memastikan kenyamanan dan perlindungan di area terminal.
  4. Dukungan TNI AU: Bersinergi memantau ketertiban maskapai dan pengamanan objek vital.

“Alhamdulillah, selama Nataru ini tidak ada kejadian signifikan, kita lebih sinergi. Inspektur kami berjalan setiap harinya bukan hanya di Sepinggan, tapi di tujuh bandara prioritas lainnya,” tambahnya.

Sukses Berkat Kerjasama Stakeholder

Penutupan posko ini menandai berakhirnya masa angkutan Nataru 2025/2026 dengan predikat aman dan lancar. Keberhasilan ini diharapkan menjadi standar baru bagi pengawasan transportasi udara di wilayah Kalimantan, terutama dengan meningkatnya mobilitas menuju wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses