Mahfud MD / net

Nama Cawapres Mahfud Sempat Hilang di Kolom Pencarian Terbaru Twitter Karena Bot Spam

JAKARTA, Inibalikpapan.com – Calon wakil presiden (cawapres) Mahfud MD sempat mengeluhkan, keyword atau kata kunci namanya “Mahfud” sempat hingga di kolom pencarian terbaru media sosial X atau twitter pada Kamis (25/1/2024) malam.

Dirjen Kementerian Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Semuel A. Pangerapan  menyatakan, telah langsung menghubungi pihak twitter.

Dia mengatakan,n temuan kejanggalan dalam akun Twitter Menter Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) itu disebabkan karena ada aktivitas bot spam.

“Saya baru dapat beritanya tadi pagi. Saya sudah kontak ke X. Jadi keyword Mahfud itu, ada yang mengirim pesan spam,” ujarnya dikutip inibalikpapan.

“Banyak itu bot spam. Ada keyword-nya itu. Ada beberapa, tadi saya lihat,” lanjutnya.


Bot spam secara otomatis menyebarkan pesan spam dengan akun palsu di platform X. Sesuai penjelasan Kantor X Singapura, Dirjen Semuel menyatakan akibat bot spamming, keyword dengan nama Mahfud yang dikirim sebagai pesan spam dianggap tidak layak di platform X.

“X bilang, sudah melaporkan ke saya juga, sudah temukan bot-nya. Itu ada bot spamming. Nah, tiap kali konten memuat kata atau mention @mahfud terus itu dikategorikan tulisan tidak layak. Karena ada banyak, jadi sama X dibersihin dulu,” tuturnya.

Dalam komunikasi dangan Kantor X di Singapura, Dirjen Aptika Kementerian Kominfo mendapatkan informasi saat ini X sudah melakukan pemulihan.

“Tadi jam 8:30 saya telepon dari sini ke Singapura, itu dia bilang lagi recovery. Dia mengakui memang ada bot spam yang menyerang. Jadi per tadi jam 09:00 sudah recover,” tandasnya.

Dirjen Semuel menyatakan tidak mengetahui dari mana akun bot tersebut berasal. “Saya nggak tahu, dia belum melaporkan. Yang namanya bot pasti bisa dimana aja,” ujarnya

Baca juga ini :  Sewindu J Trust Bank Tawarkan “Tsumugu” dengan Ragam Keuntungan

“Sekarang bot itu nggak ada ruang. Yang pasti platform digital seperti X maupun yang lain itu sudah punya mekanisme untuk mendeteksi bot,” tegasnya.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.