Kantor Wali Kota Balikpapan

Para Pejabat Diingatkan Tidak Terima Bingkisan Natal

JAKARTA, Inibalikpapan.com – Di momen Perayaan Natal, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  mengingatkan para pejabat maupun penyelenggara negara tidak terlibat dalam praktik gratifikasi ataumenerima  bingkisan Natal.

“Saya ingatkan kepada rekan-rekan penyelenggara negara untuk tidak terjebak dalam praktik korupsi suap-menyuap atau gratifikasi seperti tukar menukar bingkisan atau kado yang biasanya terjadi menjelang atau saat peringatan hari besar agama, seperti hari Natal,” ujar Ketua KPK Firli Bahuri dilansir dari suara.com jaringan inibalikpapan.com 

Dia mengatakan, menerima bingkisan Natal dari pihak lain dengan tujuan tertentu, justru akan sangat berbahaya. Karena para pejabat ataupun penyelenggara negara akan terjebak dan masuk dalam pusaran korupsi.

“Pihak-pihak inilah yang memainkan ‘taktik’ sinterklas, “hanya memberi-tak harap kembali” hingga telah banyak abdi negara yang tertipu daya hingga terjerembab dalam pusaran korupsi,” ucap Firli.

Karena kata dia,  bukan hanya terjebak. Tapi, tidak para pejabat maupun penyelenggara negara yang malah mencari bahkan meminta bingkisan atau kado mewah. Agar tampil mewah saat hari raya.

“Bukankah dalam ajaran nasrani, Yesus memperlihatkan kesederhanaan hidupnya, seperti halnya yang diterapkan Rasulullah dan para nabi dalam agama Islam pada kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Mantan Kapolda Sumatera Selatan itu justru berpesan kepada para pejabat maupun penyelenaggaran negara agar merayakan Natal dengan penuh kesederhanaan seperti ajaran Yesus Kristus.

“Bukankah dalam ajaran nasrani, Yesus memperlihatkan kesederhanaan hidupnya, seperti halnya yang diterapkan Rasulullah dan para nabi dalam agama Islam pada kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sumber : suara.com

Comments

comments

Baca juga ini :  KPK Soroti Pola BOT di Balikpapan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.