Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa saat menutup Jambore Nasional Taruna Siaga Bencana (Tagana) 2016 di Lamaru Balikpapan

Pemerintah Siapkan Ribuan Tenaga Psikososial Tangani Traumatik Korban Bencana

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pemerintah menyiapkan tim yang bisa membantu maupun meringakan beban, khususnya masalah traumatic korban bencana. Tim tersebut diberi nama Psikososial.

Setidaknya ada sekitar 3.400 personil Psikososoal di seluruh Indonesia yang disiapkan Kementerian Sosial untuk membantu traumatic dan psikologis korban bencana .

Menteri Sosial mengatakan psikososial ini merupakan layanan dukungan yang dimiliki Kementerian Sosial khusus memberikan bantuan penanganan traumatik bencana.

“Biasanya proses rekonstruksi selesai tapi rekontruksi psikososial belum selesai. Makanya kita ingin menguatkan layanan dukungan psikososial pada saat terjadi bencana alam,” ujar Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa.

Menurutnya, Kementerian Sosial sebelumnya telah memiliki center of violence atau semacam Psikososial yang ada di Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial di Bandung.

“ Ini yang bisa menyiapkan cunsoler mensupport dukungan layanan psikososial saat terjadinya bencana alam,” ujarnya.

Dia menjelaskan jika terjadi bencana alam, biasanya pihaknya juga mengirimkan Tim Rapid assisment. Rekomendasi ini yang nantinya perlu tidaknya diterjunkan tim psikososial.

Pada saat bencana tanah longsor di Banjarnegera, tim penanganan traumatik juga diterjunkan.

“Jadi Psikosisial terapi bisa dilakukan setelah ada asissment, biasanya dilakukan setelah tanggap darurat. Kalau rapid asissment ini tidak membutuhkan banyak tim tapi kalau butuh tim psikososial baru kita gerakan ini. Dulu kita gerakan dari Bandung,” ujarnya.

Comments

comments

Baca juga ini :  Mahfud MD dan Khofifah Dipertimbangkan Bakal Calon Pendamping Ganjar Pranowo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.