Pemkot Balikpapan Dorong Aparatur Lebih Adaptif terhadap Teknologi Digital
BALIKPAPAN,Inibalikpapan com — Pemerintah Kota Balikpapan terus mendorong penguatan kemampuan aparatur dalam menghadapi perkembangan teknologi digital guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
Melalui Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD), pemerintah menggelar Sosialisasi dan Workshop Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi digital di lingkungan pemerintahan.
Kepala BPPDRD Kota Balikpapan, Idham Mustari, mengatakan perkembangan teknologi saat ini menuntut aparatur pemerintah untuk lebih adaptif dan mampu mengikuti perubahan sistem pelayanan berbasis digital.
Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan transformasi digital di sektor pelayanan publik.
“Transformasi digital tidak cukup hanya dengan menghadirkan sistem baru, tetapi juga harus diikuti kesiapan SDM yang mampu menjalankannya,” ujar Idham, Kamis (9/4/2026).
Ia menjelaskan, workshop tersebut memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan efisien.
Peserta mendapatkan materi terkait pengelolaan data digital, penguatan sistem pelayanan elektronik, hingga pengembangan pola kerja berbasis teknologi.
Menurut Idham, penguasaan teknologi digital akan membantu aparatur pemerintah bekerja lebih efektif sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan pemahaman teknologi yang baik, pelayanan publik bisa berjalan lebih optimal dan mudah diakses masyarakat,” katanya.
Selain meningkatkan kemampuan teknis, BPPDRD juga mendorong terbentuknya pola pikir digital atau digital mindset di lingkungan kerja pemerintahan.
Idham menilai perubahan pola pikir penting agar aparatur mampu beradaptasi dengan perkembangan sistem kerja modern yang semakin berbasis data dan teknologi.
“Kami ingin aparatur pemerintah tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga siap berinovasi dalam memberikan pelayanan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi digital juga membantu pemerintah dalam pengelolaan data yang lebih akurat sehingga mendukung proses pengambilan kebijakan secara lebih tepat.
Dengan sistem yang terintegrasi, pemerintah dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pelayanan maupun pendapatan daerah.
“Data yang akurat akan membantu pemerintah menyusun kebijakan yang lebih efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Kota Balikpapan berharap penguatan kapasitas aparatur melalui workshop tersebut dapat mempercepat terwujudnya pelayanan publik yang modern dan responsif.
Idham optimistis transformasi digital yang didukung SDM berkualitas akan memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus mendukung Balikpapan sebagai kota yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan ekonomi digital.***
BACA JUGA
