Penanganan Musibah, KSB Balikpapan Barat Siapkan Jalur Evakuasi Setiap Kelurahan

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Tak bisa dipungkiri wilayah Kecamatan Balikpapan Barat merupakan salah satu kecamatan di Kota Balikpapan yang rawan terjadi musibah terutama kebakaran, hal ini disebabkan dengan rumah-rumah warga yang sangat padat dan saling berdekatan. 

Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Balikpapan Barat, Imam mengaku, adapun kegiatan yang dilakukan dari KSB membantu Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan dalam hal membangun tenda, dapur umum, dan menbantu relawan untuk menyalurkan bantuan-bantuan yang diterima dari donatur kepada korban musibah kebakaran di 3 RT yang ada di Baru Ilir. 

“Saat ini kegiatan KSB selalu berkoordinasi dengan Dinsos, contohnya pada dapur umum untuk korban kebakaran di Baru Ilir,” ujar Imam kepada media, Jumat (17/12/2021).

Kata Imam, KSB juga memiliki fungsi untuk melaksanakan sosialisasi ke masyarakat terkait bahaya bencana dan bagaimana mengantisipasi. 

“Kami juga membuat program jalur evakuasi yang akan kita buat di seluruh wilayah Balikpapan Barat termasuk pemetaan wilayah-wilayah mana yang rawan bencana,” akunya. 

Jalur evakuasi ini akan ada di enam kelurahan yang ada di Balikpapan Barat, yang mana jika terjadi musibah bencana itu akses akan mempermudah jalur-jalur evakuasi terjadi bencana.

“Untuk jalur evakuasi sudah kami lakukan di dua titik yakni di Margasari dan Baru Tengah, kedepan juga akan menyasar wilayah kelurahan lainnya di Balikpapan Barat,” kata Imam.  

Kalau dengan adanya KSB yang terbentuk setiap kelurahan tugasnya memberikan sosialisasi kepada masyarakat seperti bahaya bencana, jalur evakuasi. Misalnya jika terjadi kebakaran dimana titik poin berkumpul, jangan sampai petugas  BPBD terhambat karena banyaknya warga yang berkumpul tapi tidak berkepentingan. 

“Dengan adanya KSB ini kita harapkan kedepannya jalur untuk evakuasi penanganan bencana akan terkontrol,” tuturnya. 

Baca juga ini :  Kapolri Lepas Pesepeda yang Pecahkan Rekor MURI, Gowes Sejauh 508 Km

Kata Imam sejatinya setiap kelurahan harus ada anggota KSB nya, namun di Balikpapan Barat yang baru terbentuk KSBnya ada di Margasatwa dan Baru Tengah yang total berjumlah 34 anggota.

“Kesedepan enam kelurahan yang ada di Balikpapan Barat kami upayakan ada KSB, sehingga membantu dalam sosialisasi pencegahan dan penanganan musibah,” tugasnya.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.