Zulkifli

Tak Ingin Langgar, Pemkot Kaji Sumber BBM Untuk Pom Mini

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan hingga saat ini masih mempertimbangkan rencana penerbitan aturan untuk melegalkan keberadaan pom mini.

Salah satu pertimbangan tersebut yakni terkait kejelasan asal usul BBM yang diperjualbelikan. Jangan sampai lebih mengarah kepada kegiatan pengetapan atau penimbunan.

Asisten I Tata Pemerintahan Zulkifli mengatakan, bahwa pihaknya sudah menyusun sejumlah regulasi untuk mengatur keberadaan pom mini.

Aturan tersebut menyangkut aturan lokasi berjualan, kelengkapan izin dari OSS dan penyediaan alat keselamatan diantaranya alat pemadam api ringan (APAR).

Untuk saat ini, sebelum menerbitkan surat edaran tersebut secara resmi, pihaknya masih menelusuri kejelasan asal usul BBM yang diperjualbelikan.

“Jangan sampai nanti Pemda seolah-olah melegalkan kegiatan tersebut, Hal itulah yang harus dicantumkan nanti adanya surat resmi Dari Pertamina,” ucapnya kepada wartawan, Senin (11/12/2023).

Ia menegaskan, para pemilik usaha pom mini harus bisa menunjukkan surat pengantar resmi dari Pertamina, yang menunjukkannya menjadi semacam UMKM.

“Jangan sampai Pemda mengeluarkan surat edaran tersebut seolah-olah melegalkan kegiatan penetapan atau penimbunan BBM,” tegasnya.

Berdasarkan Laporan dari PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), saat ini di Kota Balikpapan ini l ada 600-an lebih pom mini yang beroperasi, dan yang sudah memiliki izin OSS itu tercatat mencapai 350-an.

Comments

comments

Baca juga ini :  PAN RB Sosialisasi dan Evaluasi Hasil Survei Kepuasan Masyarakat atas Pelayanan Publik Pemda Tahun 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.