Upacara Tabur Bunga di Teluk Balikpapan, Mengenang Pengorbanan Prajurit Laut Negeri
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Suasana khidmat menyelimuti perairan Teluk Balikpapan, Kamis (15/1/2026) pagi, saat Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Balikpapan menggelar Upacara Tabur Bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa, khususnya prajurit TNI Angkatan Laut yang gugur dalam pengabdian kepada negara.
Upacara yang dimulai pukul 07.00 Wita tersebut dilaksanakan di Dermaga Semayang Balikpapan, tepatnya di atas geladak KRI Hiu-634. Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh makna, menjadi ruang hening untuk mengenang jasa para pejuang maritim yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kedaulatan Indonesia.
Prosesi upacara diikuti oleh jajaran TNI Angkatan Laut, perwakilan Pemerintah Kota Balikpapan, unsur instansi terkait, serta tamu undangan. Dengan sikap sempurna, para peserta mengikuti tahapan upacara mulai dari penghormatan kepada arwah pahlawan, pembacaan doa, hingga penaburan bunga ke laut sebagai simbol penghormatan terakhir.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan upacara tabur bunga tersebut. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan pengingat kolektif akan nilai pengorbanan, loyalitas, dan cinta Tanah Air.
“Upacara tabur bunga ini mengajarkan kita tentang makna pengabdian yang sesungguhnya. Para pahlawan telah mencintai negeri ini dengan cara paling tulus, bahkan hingga mengorbankan nyawanya demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Bagus.
Sementara itu, Komandan Lanal Balikpapan menyampaikan bahwa upacara tabur bunga merupakan agenda rutin yang sarat nilai historis dan emosional bagi seluruh prajurit TNI AL. Menurutnya, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kekuatan laut Indonesia dibangun di atas pengorbanan para pendahulu.
“Laut bukan hanya wilayah pertahanan, tetapi juga saksi bisu perjuangan dan cinta para pahlawan kepada bangsanya,” ujarnya.
Upacara tabur bunga di perairan Teluk Balikpapan pun ditutup dengan penghormatan terakhir. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar, meninggalkan pesan mendalam bahwa mencintai Indonesia berarti menjaga, menghormati, dan meneruskan nilai-nilai perjuangan para pahlawan.***
BACA JUGA
