Home / iniFLASH / Penggunaan Besek Untuk Daging Kurban Hidupkan Usaha Anyaman Tradisional
Idul Adha tahun 2018 lalu, Wakil Wali kota Rahmad Mas'ud bersama istri berkurban dengan menyiapkan daging kurban menggunakan besek (23/8/2018)

Penggunaan Besek Untuk Daging Kurban Hidupkan Usaha Anyaman Tradisional

BALIKPAPAN, INIBalikpapan.com— Wakil Wali Kota H Rahmad Mas’ud mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan mengurangi penggunaan kantong plastic bukan hanya saat pembagian daging kurban dengan besek atau wadah lain tapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

“Sudah kita tetapkan menggunakan besek bukan hanya imbau tapi sudah diterapkan dalam aturan larangan penggunaan plastic karena sangat berbahaya. Pak Kia juga tadi menyempaikan kita harus bersahabat dengan alam kita hargai ini melalui kurban jangan menggunakan plastic dalam pembagian daging kurban. Bukan hanya kurban tapi juga aktivitas sehari-hari karena akan merugikan kita,” ujarnya usai menjalankan salat Idul Adha 1440 Hijriyah dan penyerahan hewan kurban di masjid  Istiqomah (11/8/2019).

Untuk kurban tahun berikutnya akan diwajibkan seluruh masjid dan mushola agar menggunakan wadah besek untuk daging kurban atau wadah lain ramah lingkungan.

“Harus sudah diingatkan dari tahun kemarin. Kami membagikan daging di rumah pakai besek. Ini jauh sebelumnya harus disiapkan. Pakai besek juga hidupkan usaha tradisional anyaman besek . Home industry bisa terbantu,” tandasnya.

Ditanya mengenai makna pelaksanan Idul Adha dengan ritual utamanya adalah kurban menurut Rahmad merupakan perintah agama bagi umat muslim yang berawal dari perjalanan Nabi Ibrahim bersama Siti Hajar bahkan anaknya pun rela untuk dikorbankan sebagai bentuk ketakwaan perintah Allah SWT.

“Apalagi kita ini nabi saja bukan paling tidak kita wujudkan bentuk ketakwaankita pada Allah bagi yang mampu silakan berkurban wajib bagi yang mampu,” tuturnya.

Sedangkan pada tahun ini, keluarga besar Rahmad Mas’ud mengeluarkan kurban dalam bentuk hewan sapi berjumlah ratusan ekor yang disebar di Balikpapan, PPU dan Samarinda.

“Alhamdulillah ya tapi bagaimana saya mau ngomong nanti dibilang ria. Yang jelas tiap tahun ratusan.  Allah masih memberikan ini ada di beberapa daerah kita sebar paling banyak di Balikpapan,” ujarnya.

Sementara soal penurunan jumlah pekurban di hari idul Adha 1440 hijriyah ini, Rahmad mengaku belum memonitoring hal itu. “Yang jelas keluarga kami naik,” tukasnya.

Usai pelaksaan salat ied, wawali melanjutkan kegiatan penyerahan sapi atas nama keluarganya di masjid Agung At Taqwa. Rencananya pemotong sapi di rumah pribadi akan dilakukan Senin (12/8) pukul 09.00 Wita.

Print Friendly, PDF & Email

Comments

comments

About andi aa

Check Also

Ciptakan Murid Kritis, Analitis dan Kreatif Guru Harus Mengajar dengan Metode Pembelajaran Aktif

BALIKPAPAN, INIBalikpapan.com — Guru sekolah dasar di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Balikpapan harus menggunakan metode …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.