50 Persen Lulusan SMK di Kaltim Langsung Bekerja

Pelajar SMK Negeri 3 Sendawar Kutai Barat
Pelajar SMK Negeri 3 Sendawar Kutai Barat (foto : Hudais Tri Putra)

KUTAI BARAT, Inibalikpapan.com – Pendidikan vokasi di Kalimantan Timur menunjukkan hasil positif. Pada 2025, 50,06 persen lulusan SMK langsung terserap ke dunia kerja, sementara 20,30 persen memilih berwirausaha dan 29,62 persen melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan kejuruan semakin mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) yang siap bersaing di dunia industri maupun menciptakan lapangan kerja.

Saat meresmikan Aula SMK Negeri 3 Sendawar Kutai Barat, Sabtu (4/7/2026), Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Armin menjelaskan, tingkat serapan lulusan SMK terus menunjukkan tren positif dalam tiga tahun terakhir.

Pada 2023, sebanyak 45,39 persen lulusan bekerja, 23,17 persen berwirausaha, dan 31,42 persen melanjutkan pendidikan.

Angka itu meningkat pada 2024 dengan 51,38 persen lulusan bekerja, 19,29 persen berwirausaha, serta 29,31 persen melanjutkan studi.

Sementara pada 2025, 50,06 persen lulusan berhasil masuk dunia kerja, 20,30 persen memilih menjadi wirausaha, dan 29,62 persen meneruskan pendidikan.

Menurut Armin, capaian tersebut menunjukkan pendidikan vokasi di Kalimantan Timur semakin relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

SMKN 3 Sendawar Siapkan Tenaga Terampil

SMKN 3 Sendawar yang berdiri sejak 2009 kini memiliki 443 siswa dengan tiga program keahlian, yakni Teknik Alat Berat, Teknik Kendaraan Ringan, serta Desain Permodelan dan Informasi Bangunan.

Sekolah ini juga didukung fasilitas praktik berupa bengkel, laboratorium, ruang praktik siswa, serta aula baru senilai Rp4,7 miliar yang diresmikan Gubernur Rudy Mas’ud.

Gubernur  Rudy Mas’ud menegaskan, komitmennya untuk memperkuat pendidikan vokasi di Kalimantan Timur

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari banyaknya lulusan, tetapi dari kemampuan mereka memasuki dunia kerja, menjadi wirausahawan, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Kepada anak-anakku semua, jadilah generasi-generasi yang unggul dan berkarakter. Kutai Barat akan sangat memerlukan kalian di masa depan,” ujar Rudy, dikutip inibalikpapan.

Ia menilai, daerah yang kaya sumber daya alam seperti Kutai Barat membutuhkan SDM lokal yang kompeten agar mampu menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar penonton.

“Ketika pendidikan maju, bangsa akan maju. Tetapi pendidikan karakter dan keimanan harus menjadi fondasi utama,” tegasnya.

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses