Balikpapan Gelar Bulan Imunisasi Anak Nasional, Targetkan 111 Ribu Lebih Anak

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Dinas Kesehatan Kota Balikpapan (DKK) akan melakukan imunisasi rutin  seperti campak dengan sasaran sebanyak 111 ribu lebih anak usia 9 bulan hingga 12 tahun.

Program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) ini akan diluncurkan pada 18 Mei 2022 di Dome Balikpapan.

Kepala DKK Balikpapan dr Andi Sri Juliarty mengakui semenjak merebak covid-19, vaksinasi rutin seperti campak sempat terbengkalai.

“BIAN itu sasaran 111 ribu sekian umur 9 bulan sampai 12 tahun itu SD. Ini imunisasi rutin cuma kan selama pandemic bolong-bolong. Itu harus kita lengkapi kembali,” ujar Andi Sri yang akrab disapa Dio, Kamis (12/5/2022).

Pelaksanaan vaksinasi rutin seperti campak, sebelumnya rutin dilakukan di sekolah, fasilitas pelayanan kesehatan (puskesmas).

“Launching saja di Dome, secara nasional kita kick off sam-sama. Jadi kembali mengingatkan vaksinasi rutin anak yang dulu sudah jalan sebelum pandemic. Jangan sampai kembali muncul penyakit seperti campak, rubella,”ujarnya.

“Bukan tidak ada sama sekali tapi ada Cuma bolong-bolong karena gak mau keluar rumah gak mau ke fasyankes,”sambungnya.

Pelaksanaan BIAN ini tidak berbenturan dengan program vaksin Covid karena sudah berjalan selang 1 bulan. Karena itu  pihaknya pada pekan ini akan fokus pada persiapan kegiatan BIAN di Dome sehingga untuk sementara vaksinasi covid di Dome ditiadakan.

“Minggu ini tidak ada karena focus menata program BIAN,”ucapnya.

Kegiatan Vaksinasi covid lanjut Dio tetap berjalan di puskesmas, mall, dan juga kegiatan yang digelar oleh BIN, TNI/Polri. Bahkan paska lebaran ini dilakukan kembali percepatan vaksinasi dosis 3 karena hingga akhir Juli  ditargetkan mencapai 70 persen vaksinasi booster.

“Itu berarti Balikpapan setiap hari kerja laju vaksinasi 3000 orang perhari. Ini masih ada sisa 67 hari kerja  pada akhir Juli. Kita terbantu TNI/Polri dan BIN lakukan vaksinasi. dikeroyok ramai-ramai  bisa tapi tergantung minat masyarakat  karena kemarin laju sempat naik dihubungkan dengan syarat mudik yang tidak antigen dan PCR,”tandasnya.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.