Balikpapan Jadi Miniatur Nusantara, Wali Kota Soroti Kekuatan Budaya dan UMKM

Walikota
Para UMKM di Balikpapan memiliki potensi untuk lebih berkembang.(Foto:Inibalikpapan.com)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Wali Kota Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa Kota Balikpapan memiliki keunikan tersendiri sebagai miniatur Indonesia.

Dalam sambutannya pada kegiatan Silaturahmi Bikers Subuhan yang dirangkai dengan festival UMKM, ia menyebut keberagaman budaya dari Sabang hingga Papua dapat ditemukan di kota ini.

“Balikpapan ini luar biasa. Dari Sabang sampai Papua, bahkan lintas daerah seperti Tarakan, Palangkaraya hingga Sampit, semuanya ada di sini. Ini menunjukkan kekuatan keberagaman yang Allah titipkan kepada kota kita,” ujar Rahmad, Sabtu (11/4/2026).

Ia menjelaskan, meskipun Balikpapan tidak dikenal sebagai daerah penghasil tambang maupun minyak bumi secara langsung, kota ini tetap memiliki peran strategis melalui pengelolaan kilang minyak. 

Menurutnya, kekuatan utama Balikpapan justru terletak pada posisi geografis yang strategis serta harmonisasi budaya masyarakatnya.

“Memang kita tidak punya tambang, tidak juga sumber minyak seperti daerah lain. Tetapi kita dipercaya dalam pengelolaan kilang minyak. Lebih dari itu, Balikpapan memiliki kekuatan pada kultur masyarakatnya yang ramah dan terbuka,” tambahnya.

Rahmad juga menilai, daya tarik Balikpapan tidak hanya pada aspek ekonomi, tetapi juga pada kenyamanan kota yang membuat banyak orang ingin kembali berkunjung. Ia bahkan mengungkapkan keyakinannya bahwa siapa pun yang pertama kali menginjakkan kaki di Balikpapan akan memiliki keinginan untuk datang kembali.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi kehadiran berbagai komunitas, khususnya para bikers subuhan dan pelaku UMKM yang dinilai menjadi penggerak ekonomi sekaligus perekat sosial masyarakat.

“Peran UMKM sangat luar biasa. Kita berharap Allah melimpahkan rezeki dan keberkahan bagi para pelaku usaha di Balikpapan. Kegiatan seperti ini bukan hanya menghidupkan ekonomi. Tetapi juga memperkuat silaturahmi dan syiar agama,” katanya.

Jadi Kunci Utama

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diisi dengan berbagai agenda, mulai dari silaturahmi komunitas, bazar UMKM, hingga rencana salat subuh berjamaah yang akan dihadiri langsung oleh Wali Kota bersama rombongan.

Rahmad juga menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dalam membangun kota. Ia menyebut bahwa sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci utama kemajuan Balikpapan ke depan.

“Yang kita bangun bukan hanya kota secara fisik, tetapi juga nilai kebersamaan, persaudaraan, dan kecintaan terhadap sesama. Dari sinilah Balikpapan akan terus tumbuh menjadi kota yang nyaman, religius, dan berdaya saing,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, Balikpapan kembali menunjukkan dirinya sebagai kota yang tidak hanya berkembang secara ekonomi. Tetapi juga kaya akan nilai sosial, budaya, dan spiritual yang menjadi fondasi kuat dalam menghadapi masa depan.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses