Jaringan Telkomsel Lebaran Tetap Stabil, Warga Bisa Video Call Lancar di Jalur Mudik Pamasuka
KALIMANTAN, inibalikpapan.com – Jaringan Telkomsel Lebaran 2026 tetap stabil saat lonjakan trafik, membuat ribuan warga di Kalimantan tetap bisa video call tanpa gangguan di momen Idulfitri. Di tengah padatnya arus mudik dan wisata, koneksi justru terjaga—bahkan saat penggunaan data melonjak tajam.
Momentum Ramadan dan Idulfitri selalu jadi ujian jaringan. Tahun ini, lonjakan aktivitas digital terjadi bersamaan dengan pergerakan besar masyarakat.
Data Telkomsel mencatat, trafik data selama RAFI 2026 mencapai 17,4 PetaByte, naik sekitar 10,4% dibanding hari biasa.
Puncaknya terjadi pada H+2 Lebaran, saat lebih dari 807 ribu pelanggan bergerak di wilayah Pamasuka (Papua, Maluku, Sulawesi, Kalimantan).
Aplikasi seperti WhatsApp bahkan melonjak hingga 38,13%, menunjukkan betapa pentingnya koneksi untuk menjaga silaturahmi.
Selain itu, penggunaan media sosial tercatat naik 34,61% dan e-commerce meningkat 29,7%, yang menunjukkan bahwa bukan hanya komunikasi, tetapi juga aktivitas ekonomi digital semakin bergantung pada jaringan yang stabil.
Jalur Mudik & Wisata Jadi Fokus Penguatan
Untuk menjaga kualitas jaringan, Telkomsel memperkuat 71 titik prioritas, termasuk jalur mudik utama, bandara & pelabuhan, kawasan wisata, serta area permukiman padat.
Sejumlah daerah mengalami lonjakan trafik yang cukup tinggi, seperti Jeneponto (+82,7%), Hulu Sungai Utara (+72,6%), dan Hulu Sungai Tengah (+68,5%). Meski terjadi peningkatan signifikan, kualitas jaringan tetap terjaga dengan baik.
Di destinasi wisata seperti Tanjung Bira di Bulukumba dengan trafik 2,9 TB dan Pantai Liang di Maluku Tengah sebesar 2,2 TB, pengguna tetap bisa menikmati akses internet yang lancar. Hal ini menunjukkan kualitas jaringan tetap terjaga meski terjadi lonjakan penggunaan di lokasi wisata.
Teknologi AI Jadi “Penjaga” Jaringan
Di balik stabilnya jaringan, Telkomsel mengandalkan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Machine Learning, dan sistem Autonomous Network. Kombinasi ini membuat pengelolaan jaringan berjalan lebih cerdas dan responsif.
Hasilnya, 97,2% gangguan bisa ditangani tepat waktu dengan tingkat ketersediaan jaringan mencapai 99,5%. Artinya, meski trafik melonjak, sistem tetap mampu menyesuaikan secara otomatis sehingga layanan tetap stabil.
VP Area Network Operations Telkomsel Pamasuka, Anky Arief Priyagung, mengatakan bahwa momen Lebaran bukan hanya soal koneksi, tapi pengalaman.
“Pelanggan tetap bisa menikmati momen Ramadan dan Idulfitri dengan nyaman, baik saat mudik maupun berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.
Bagi banyak warga, ini jadi perubahan besar karena dulu perjalanan sering terganggu sinyal hilang, video call putus-putus, dan akses aplikasi yang sulit. Kini, komunikasi terasa lebih lancar dan aktivitas digital bisa tetap berjalan tanpa hambatan berarti.
Alhasil, momen Lebaran pun bisa dibagikan secara real-time dengan lebih mudah.
Lonjakan trafik saat Lebaran menjadi sinyal bahwa kebutuhan digital masyarakat terus meningkat. Jaringan yang stabil kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan sudah menjadi kebutuhan utama.***
BACA JUGA
