Balikpapan Siap Jadi Lokasi Syuting, Wali Kota Dukung Film Bertema Budaya Dayak Go International

WaliKota Balikpapan Rahmad Mas'ud, didampingi Kepala Disporabudpar Ratih Kusuma menerima audiensi tim produksi Film Dayak (foto : Inibalikpapan/Samsul)
WaliKota Balikpapan Rahmad Mas'ud, didampingi Kepala Disporapar Ratih Kusuma menerima audiensi tim produksi Film Dayak (foto : Inibalikpapan/Samsul)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Kota Balikpapan bersiap memperkuat posisinya sebagai hub industri kreatif di Kalimantan. Wali Kota Rahmad Mas’ud secara resmi menerima audiensi tim produksi Film Dayak untuk membahas kolaborasi strategis dalam mengangkat kearifan lokal ke layar lebar, Selasa (15/4/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Balai Kota ini menjadi sinyal hijau bagi para sineas untuk mengeksplorasi kekayaan budaya Dayak melalui pendekatan sinematik modern.

Film Sebagai Sarana Edukasi dan Promosi Budaya

Wali Kota Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa pemerintah kota sangat terbuka terhadap proyek kreatif yang memiliki misi memperkenalkan identitas daerah. Menurutnya, film adalah instrumen promosi yang sangat efektif untuk menjangkau penonton nasional maupun internasional.

“Pemerintah kota sangat terbuka terhadap kolaborasi seperti ini. Film bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana edukasi dan promosi budaya yang efektif. Kita ingin Balikpapan menjadi bagian dari gerakan besar memajukan industri kreatif berbasis lokal,” ujar Rahmad Mas’ud.

Dorong Pelibatan Talenta dan Sineas Lokal

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan, Ratih Kusuma, menambahkan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh, mulai dari fasilitasi perizinan hingga penentuan lokasi syuting yang ikonik di Balikpapan.

Namun, Ratih menitipkan pesan agar produksi film ini tidak hanya sekadar mengambil latar tempat, tetapi juga memberdayakan sumber daya manusia setempat.

“Kami berharap produksi ini melibatkan talenta lokal sehingga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat seni di Balikpapan. Ini adalah peluang besar untuk meningkatkan daya tarik wisata melalui sektor ekonomi kreatif,” jelas Ratih.

Visi Film Dayak: Tradisi dalam Bingkai Modern

Perwakilan tim produksi mengungkapkan bahwa proyek Film Dayak ini akan mengemas nilai-nilai tradisi dan kehidupan masyarakat Dayak dengan kualitas visual yang kompetitif di pasar global. Dukungan pemerintah daerah dalam hal kemudahan akses lokasi syuting dan promosi dinilai menjadi kunci utama kesuksesan produksi ini.

Sinergi ini diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya ekosistem perfilman yang sehat di Balikpapan, di mana budaya tidak hanya dirawat sebagai warisan, tetapi juga dikembangkan menjadi aset ekonomi kreatif yang membanggakan.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses