Vaksinasi dosis kedua bagi lansia, pekerfja media dan penyintas

Hari Ini 500 Lansia Divaksin Dosis Kedua

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Sebanyak 500 lansia divaksin dosis kedua di Gedung Balikpapan Sport and Convention Center (BSSC) Dome pada Minggu (09/05/2021).

“Hari ini vaksinasi dosis kedua untuk 500 lansia. Sebanranya hari pelayanan vaksinasi lansia Sabtu (kemarin), namun Sabtu kita libur jadi ditunda pada hari minggu ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty.

Selain lansia, ada juga dari pekerja media, penyintas maupun mereka yang tertunda vaksinasinya sehingga baru dilaksanakan. Semuanya untuk dosis kedua.

“Ada beberapa tambahan dari media dan dari orang-orang yang tertunda karena sakit atau tertunda karena penyintas , membang banyak yang menyusul baru hari ini,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, sejauh ini jumlah lansia yang telah divaksin belum mencapai 20 persen. Karena dari sekitar 55 ribu jumlah lansia baru sekitar 11 ribuan orang yang divaksin.  Karena keterbatasan vaksin.

“Itu baru dosis satu vaksinasi. Masih banyak sekali yang belum. Bukan gak mau divaksin, tapi vaksinnya belum datang,” ujarnya

Vaksinasi akan dilakukan hingga sebelum lebaran. Karena pada saat lebaran tidak ada jadwal vaksinasi. “Besok masih ada vaksinasi kedua disini, tanggal 15 Mei itu habis. Hari raya gak ada penyuntikkan,” ujarnya.

Kata dia, stok vaksin memang masih terbatas sehingga belum ada untuk vaksinasi dosis pertama. “Stok vaksin kita yang terakhir datang kemarin 15.300 dan itu akan habis pas di tanggal 15 Mei,” ujarnya.

“Karena ini dosis kedua jadi sulit bagi kami untuk buka dosis pertama. Karena jika kami geser dan vaksin belum dating maka ada resiko bagi yang ada hak vaksin dua nanti gak dapat,”

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan itu menuturkan, belum mengetahui kapan vaksin akan kembali datang. Karena belum mendapatkan informasi. Biasanya ada pemberitahuan jika ada pengiriman.

Baca juga ini :  Rawat Jalan Tidak Wajib Rapid Test, Rawat Inap Wajib Rapid Test

“Jadi vaksin sekarang dating itu mekanismenya sudah berubah tidak lagi melalui dinkes provinsi tetapi langsung ke Bio Farma. Bio farma yang mendistribusi ke kabupaten kota,” ujarnya

“Jadi kami pun biasanya kalau ada vaksin dating , kami tahu karena biasanya kami jemput di kargo mendampingi provinsi.”

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.