Kapolsek Tabang Hadiri Kegiatan Peresmian Bus Idamanku, Angkutan Penumpang Umum Perintis

Kukar – Kapolsek Tabang Iptu Joko Sulaksono hadiri peresmian Bus Idamanku, yakni Trayek Angkutan Penumpang Umum Perintis tujuan Tabang-Kembang Janggut-Tenggarong-Samarinda, pada Sabtu (22/10).

Peresmian ini digelar di Terminal Timbau, Jalan Belida, Tenggarong. Diresmikan oleh Bupati Edi Damansyah dan Wabup Rendi Solihin dan turut dihadiri juga Asisten II Setkab Kukar Wiyono, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ahmad Juanaidi, General Manager Perum Damri, Perwakilan BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) XVII Kaltimtara, Camat Tabang dan undangan lainnya.

Peluncuran Bus Idamanku ditandai dengan pemecahan air kendi di depan bus angkutan penumpang oleh Bupati Edi Damansyah didampingi Wakil Bupati H Rendi Solihin, dan disaksikan undangan dan jajaran lainnya.

“Saya mengapresiasi atas inovasi proyek perubahan yang dilakukan oleh Kepala Dishub dengan menghadirkan Bus Idamanku, bekerjasama dengan Perum Damri dalam mempermudah angkutan bagi masyarakat Tabang-Kembang Janggut-Tenggarong-Samarinda dan sebaliknya,” ucap Edi. 

“Saya juga tegaskan bahwa kebijakan ini tidak ada maksud untuk mematikan usaha penyedia jasa angkutan yang selama ini sudah berjalan. Tetapi apa yang dilakukan ini merupakan tugas dan kewajiban pemerintah untuk hadir menyediakan sarana dan prasarana berkaitan dengan angkutan yang diistilahkan trayek perintis. Jika sudah maju berkembang ada pihak-pihak swasta yang bisa menyediakan fasilitas sarana angkutan yang memang standar dan kebijakan ini akan dievaluasi dan diarahkan ke zona-zona lainnya,” tegasnya. 

Ia berharap moda transportasi Bus Idamanku dapat berjalan dan direalisasikan dengan baik, juga terus melakukan perubahan berkaitan dengan pola pikir dan budaya kerja.

“Jadi jika mindset yang selama ini kerja sendiri-sendiri dibidang ada skat-skat. Buka skat itu, harus ada koordinasi lintas bidang, lakukan sinergitas sehingga tidak ada lagi skat skat di internal demi perubahan lebih baik,” ujarnya.

Baca juga ini :  Nyamuk Sebabkan Dua Balita di Balikpapan Meninggal

“Saya optimistis bisa diperbaiki, mudah-mudahan apa yang dilakukan Kadishub ini terus berkolabroasi dengan Kapolres, Satlantas, bagaimana kita mengatur dengan baik. Perhatikan dipersimpangan lampu merah, termasuk lampu penerangan jalan, dan jangan terlalu banyak di ruang kerja, melainkan banyak di lapangan dan dishub itu kerjanya di luar ruangan,” sambungnya. 

Kadishub Kukar, Ahmad Junaidi mengatakan, inovasi tersebut merupakan proyek perubahan sebagai salah satu tugas yang wajib dilakukan. Angkutan umum saat ini mengalami kelesuan hampir disemua wilayah di Indonesia, namun disisi lain luas wilayah Kukar dan banyak masyarakat yang masih menginginkan adanya transportasi yang nyaman, aman dan terjangkau, khususnya wilayah kecamatan Tabang yang merupakan wilayah terujung dan pemerintah hadir untuk memberikan angkutan yang di idam-idamkan.

“Uji coba angkutan perintis ini dilaksanakan sampai Gunung Sari Kecamatan Tabang. Berdasarkan hasil survei dan pendataan angkutan swasta, Tenggarong-Tabang-Samarinda dengan biaya Rp350.000/orang. Sementara angkutan Bus Idamanku ini dengan biaya Rp100.000/orang, sangat meringankan masyarakat,” demikian jelasnya.

Humas Polda Kaltim

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.