Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 saat konfrensi pers

Kelonggaran Pembatasan Tergantung Kedisiplinan Masyarakat Dalam Menerapkan Protokol Keshatan

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi kembali menegaskan, masih akan terus memantau perkembangan kasus covid-19 hingga beberapa hari kedepan sebelum memberikan kelonggaran pembatasan.

Dia mengatakan, kelonggaran pembatasan, tergantung kedisplinan masyarakat maupun pelaku usaha dalam menerapkan protokol kesehatan. Karena kepatuhan menjalankan protokol kesehatan berimbas pada jumlah kasus covid-19.

“Kelonggaran bisa cepat, bisa lambat kita lakukan. Kini tergantung masyarakat untuk disiplin, pelaku usaha juga bisa mengajak pengunjungnya tertib,” ujarnya.

Dia pun mengajak masyarakat untuk sama-sama disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan kesadaran sendiri yang menjadi kebiasaan baru ditengah pandemi covid-19. Bukan karena petugas melakukan razia.

.”Jadi ayo masyarakat sama-sama tingkatkan disiplin protokol kesehatan, bukan hanya disiplin kalau ada petugas,” ujarnya.

“Jadi memang harus karena kesadaran diri sendiri dan ini menjadi kebiasaan baru yang terus dilakukan untuk penerapan protokol kesehatan,”

Dalam beberapa hari terakhir, jumlah kasus positif mulai turun, kini tertinggi 30 kasus dalam laporan harian Satgas Gugus Tugas pada Selasa (29/09) petang. Bahkan dua hari sebelumnya 19 kasus dan sehari sebelumnya 18 kasus.  

Sementara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda menyerahkan sebanyak 650 pcs masker dan 400 lebar flyer. Bantuan diserahkan perwakilan FISIP Unmul Thalita Rifda Khairani

Bantuan tersebut bahkan sudah didistribusikan ke Kecamatan Balikpapan Selatan, Kelurahan Sungai nangka, dan Sekretariat Pemerintah Kota balikpapan. “Sebagai bentuk pengabdian kami kepada masyarakat,” ujar Rifda.

Comments

comments

Baca juga ini :  Konsumsi Sabu, Pria Ini Terancam 20 Tahun Penjara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.