Lima Rumah di Muara Rapak Balikpapan Terbakar, Satu Warga Alami Luka Bakar

Petugas BPBD Kota Balikpapan melakukan proses pendinginan di lokasi kebakaran RT 7 Muara Rapak. (Foto:Inibalikpapan.com/Samsul)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Jalan Padat Karya No.17, RT 7 Kelurahan Muara Rapak, Kecamatan Balikpapan Utara, Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 10.18 WITA.


Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sedikitnya lima unit rumah warga. Kepulan asap hitam tampak membumbung tinggi dan sempat membuat warga sekitar panik.


Sejumlah warga berupaya menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah sambil membantu proses pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya sebelum armada pemadam kebakaran tiba di lokasi.


Ketua RT 7 Muara Rapak, Eka Ratmidi, mengatakan kebakaran tersebut berdampak pada enam kepala keluarga (KK) yang tinggal di lima rumah yang terbakar.


“Ada lima rumah yang terbakar, terdiri dari enam KK. Satu warga mengalami luka bakar dan sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan,” kata Eka di lokasi kejadian.


Menurutnya, dugaan sementara api berasal dari kompor di salah satu rumah warga. Namun penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.


“Informasi sementara diduga berasal dari kompor di rumah warga,” ujarnya.


Eka menambahkan, warga yang rumahnya terdampak saat ini untuk sementara ditempatkan di lokasi penampungan darurat. Sambil menunggu pendataan dan bantuan lanjutan.


“Yang selamat sementara berada di tempat penampungan,” tambahnya.

Kerahkan 12 Mobil Pemadam

Sementara itu, Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali, mengatakan pihaknya menerjunkan sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran untuk mengendalikan api di kawasan tersebut. Proses pemadaman juga dibantu personel Brimob, relawan dan warga mengingat kondisi lokasi yang padat penduduk dan akses yang cukup sempit.


“Kami turunkan 12 unit mobil pemadam dari BPBD dan dibantu Brimob karena lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk,” jelas Usman Ali.


Ia menambahkan, dalam proses penanganan kebakaran terdapat satu korban yang mengalami luka bakar dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.


“Untuk korban luka bakar ada satu orang dan sudah dibawa ke rumah sakit,” katanya.


Kondisi permukiman yang berhimpitan membuat api cepat merembet ke bangunan lain. Petugas bersama relawan berjibaku melakukan pemadaman. Agar kobaran api tidak meluas ke rumah warga lainnya.


Setelah beberapa waktu, api akhirnya berhasil dikendalikan dan petugas melanjutkan proses pendinginan di sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses