Protokol Kesehatan, jaga jarak

Ketua Satgas Covid-19 IDI Perkirakan Paling Lama 3 Bulan Kedepan Indonesia Berstatus Endemi

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djurban menyatakan, tidak dalam tiga bulan ke depan pandemi Covid-19 di Indonesia bisa menjadi endemi.

“Memang sebentar lagi (masuk masa endemi), sabar sedikit,” ujar Zubairi dilansir dari suara.com jaringan inibalikpapan.com

“Mungkin pas bulan puasa kita harapkan atau paling tidak 3 bulan dari sekarang. Jadi kita benar-benar berharap sebulan dari sekarang kita mulai masuk endemi,”

Pemerintah Pusat sebelumnya telah menyampaikan bahwa puncak gelombang covid-19 omicron telah lewat,Namun kata Zubairi, untuk masuk status endemi harus memenuhi tiga syarat

“Kita dalam perjalanan ke sana. Karena syaratnya pertama, harus turun drastis. Kita baru turun sedikit, hampir drastic,” ujarnya

“Kedua, omicron kita memang benar sudah sebagian besar kasus. Kemudian ketiga adalah vaksinasi. Memang benar bahwa vaksinasi sudah 70 persen dosis kedua, namun itu bukan untuk usia lanjut. Yang usia lanjut belum mencapai 70 persen,”

Menurut Zubairi, setidaknya jumlah kasus harian Covid-19 akan seperti saat periode Desember 2021. Di mana jumlah kasus positif di bawah 300 orang per hari dengan sedikit penambahan angka kematian.

“Kalau waktu itu kita terapkan, kita yakin pasti sudah endemi. Namun tiba-tiba muncul mutasi baru omicron,” ujarnya.

Namun Dokter spesialis penyakit dalam itu menmgingatkan, menegaskan, walaupun nantinya status endemi benar-benar diterapkan di Indonesia, kebiasaan memakai masker harus tetap dilakukan.

“Tolong berusaha jangan lepas masker, tidak perlu tes antigen ketika di area umum tapi mengenai masker mohon itu. Lebih baik hati-hati daripada nanti tertular. Walaupun sudah vaksinasi 3 kali tetap tertular itu tidak nyaman,” pungkasnya.

Comments

comments

Baca juga ini :  Balikpapan PPKM Level 3, Fasilitas Umum Dibatasi, PPKM Mikro di Aktifkan Kembali

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.