Apel Kesiap-siagaan TNI AD

Pangdam VI Mulawarman : Babinsa Harus Masuk Dapur-dapur Warga

BALIKPAPAN, Inibalikpapan – TNI AD menggelar Apel Gelar Pasukan kesiap-siagaan. Apel Gelar Pasukkan tersebut di gelar di seluruh Indonesia pada Rabu (26/10/2022).

Dalam kesempatan itu, Pangdam VI Mulawarman Mayjen Tri Budi Utomo menyampaikan, pesan Kepala Staf Angkatan Daerat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman.

“Yang pertama yaitu terkait dengan pandemi COVID-19 dan bangunan ekonomi,” ujar Tri Budi Utomo dalam keterangan tertulisnya

Kemudian menyangkut potensi bencana alam yang rawan terjadi khususnya di wilayah Kodam VI mulawarman, mulai dari banjir, tanah longsong hingga kebakaran hutan.

“Kemudian yang ketiga terkait dengan radikalisme. Kemudian yang ke empat terkait dengan pemilu yang Isya Allah akan dilaksanakan tahun  2024 tentunya  kita harus siap[,” ujarnya

“Seperti yang disampaikan KSAD tadi bahwa untuk pemilu seluruh anggota Kodam harus netral tidak boleh memihak pada parpol manapun,” ’

Sementara menyangkut ketahanan pangan, khusus di wilayah Kodam VI Mulawarman telah ada kurang lebih 1.000 hektar lahan pertanian. Lalu penanganan stunting.

“Kemudian manunggal air, yang kemarin kita sudah gelar di tiap tiap Kodim. KTT G20 yang akan dilaksanakan 15-16 Novem,ber di Bali Itu tujuan dari gelar apel kesiap-siagaan pada hari ini,” ujarnya

Lalu satu lagi yang menjadi pesan KSAD yakni Babinsa harus masuk ke dapaur-dsapur warga. Sehingga mengetahui kesulitan ekonomi masyarakat dan bisa membantu.

“Diharapkan para babinsa yang merupakan ujung tombang TNI AD bisa mengetahyui  kesulitan masyarakat yang ada dibawah dengan masuk untuk mengetahui kondisi ekonomi masyarakat,” ujarnya

“Sehingga tidak ada lagi masyarakat yang kekurangan pangan. Istilahnya masuk dsapur warga, apakah warga sudah tertpenuhi kebutuhan pangannya sehingga tidak lagi ada masyarakat Indonesia yang kekurangan pangan kedepannya.”

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.