Pemkot Balikpapan Hanya Menyemprot Disinfektan untuk Fasilitas Publik

BALIKPAPAN, Inibalikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan belum bisa melayani permintaan warga yang yng rumahnya disemprot disinfektan. Hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan Suseno.

Dia mengatakan, penyemprotan masih menyasar fasilitas publik diantaranya Islamic Center  rumah ibadah, sekolah pasar, terminal, pelabuhan, bandara, kantor instansi pemerintah, maupun perubahan yang warganya posisitif virus corona.

“Kami juga keterbatasan personel dan mobil tangki, karena tidak semua mobil tangki kami manfaatkan, karena harus tetaop siaga jika terjadi musibah kebakaran,” ujar Suseno.

Menurutnya,, satu mobil tanki pemadam yang digunakan untuk menyemprot disinfektan ke fasilitas publik. “Harus dikuras dulu sampai bersih kemudian air yang digunakan untuk penyemprotan disinfektan juga harus bersih jadi kami gunakan air PDAM,” ujarnya.

Warga bisa menyemprot rumah maupun fasilitas miliknya disinfektan yang dibuatnya sendiri. Terpenting bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat disinfektan tersedia, yakni wipol atau bayclin yang dicampur air kemudian diaduk rata.

“Satu liter air yang sudah ditempatkan dalam wadah, kemudian dicampur dengan dua sendok makan Wipol atau Bayclin lalu diaduk rata. Setelah tercampur rata, kemudian cairan persamaan disinfektan ini dapat digunakan,” ujarnya.

“Jadi masyarakat bisa membuat sendiri selama bahan-bahannya tersedia, kemudian menyemprotkannya dirumah sendiri, sehingga bisa mencegah penyebaran virus.”

Comments

comments

Baca juga ini :  Bertambah 9 Orang Positif Covid-19, Total Positif di Kaltim 44 Orang, 10 Orang Sembuh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.