Pengembangan SDM dan infrastruktur PPU Butuh DAK Rp10 Triliun

PENAJAM, Inibalikpapan.com — Untuk pengembangan sumber daya manusia dan menunjang ekonomi masyarakat, pemerintah kabupaten PPU meminta pemerintah memberikan dana alokasi khusus Rp10 triliun meninggal keteringgalan kabupaten ini sebagai lokasi IKN.

Dana tersebut untuk dipakai memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terutama pengembangan SDM PPU yang masih membutuhkan perhatian khusus.

“Saya berharap permintaan dana alokasi khusus ini mendapat perhatian, supaya pembangunan fasilitas pusat pemerintahan bisa dilakukan segera,” harap Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud, Senin (21/10/2019). 

Saat  ini PPU memiliki APBD sebesar Rp1,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan yang ada namun dengan luas wilayah PPU lebih luas empat kali dari Jakarta, calon ibukota baru ini masih banyak harus berbenah dan banyak persoalan lainya. Selain infrastruktur, masalah utama yang akan dihadapi kabupaten itu, ialah penyiapan sumberdaya manusia. 

Abdul Gafur Mas’ud berharap rencana pembangunan IKN dengan pendirian perguruan tinggi bidang teknologi akan mendongkrak SDM masyarakat sekitar pula. Sehingga masyarakat  setempat memiliki daya saing. 

“Pemerintah pusat sudah putuskan untuk pemindahan IKN di PPU. Meskipun pusat pemerintahan masih dirahasiakan. Yang paling penting persiapan dilakukan oleh PPU adalah meningkatkan SDM yang ada,”tandasnya.

“Karena nya kami juga minta dalam sektor pendidikan harus ada universitas. Satu-satunya universitas sains. Sesuai dengan rencana pemerintah pusat yaitu Bappenas,” kata dia. 

Kebijakan lain yang ditempuh adalah memfasilitasi guru dengan meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan  mereka. 

Sedangkan untuk pembangunan infrastruktur yang sedang dilakukan di  PPU saat ini antara lain Jembatan Pulau Balang, peningkatan badan  jalan penghubung Sotek-Bongan yang menghubungkan PPU ke Kutai Barat. Namun masih dengan anggaran yang sangat terbatas.

Comments

comments

Baca juga ini :  Borneo FC Siap Balas Dendam atas Persik Kediri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.