Manajemen Perumda Manuntung Sukses

Perumda Manuntung Sukses Perkenalkan Logo Baru

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Manuntung Sukses melaunching logo terbaru BUMD milik Pemerintah Kota Balikpapan itu.

 Sejak 2018 nama Perusda berubah  menjadi Perumda Manuntung Sukses. Perubahan nama sesuai dengan perda 2018. Perusda  lahir asejak 14 Feb 1976 silam namun menggunakan logo Pemkot Balikpapan. 

“Dengan adanya logo ini mindset masyarakat terhadap perumda yang tadi lambat, birokrasi panjang itu bisa lebih muda, gesit dan lebih cepat, ” kata Direktur Utama Perumda Manuntung Sukses Andi Sangkuru dalam penjelasan bersama direksi Perumda, Jumat sore (11/2/2022).

Andi menjelaskan penciptaan logo tersebut terinspirasi dari anyaman manik-manik yang menjadi ciri khas Kaltim.

“Benda-benda kecil beragam warna, bentuk, dan ukuran dirangkai dalam pola berkarakter tersendiri hingga menjadi satu untaian karya yang bernilai tinggi,” ujarnya, Jumat (11/02/2022). 

Menurutnya, manik-manik merupakan kekhasan tradisi warisan leluhur dalam budaya Balikpapan.” Dalam sejarahnya manik-manik sangat dekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” jelasnya. 

Tak hanya sebagai dekorasi, manik-manik berfungsi sebagai penanda status sosial, digunakan sebagai perhiasan, alat tukar, dikenakan saat upacara,  penyambutan tamu agung, hingga ritual adat.

“Pada prosesnya terkandung nilai-nilai dan makna positif. Dibutuhkan ketekunan, kesabaran, kerja keras, dan tangan-tangan  terampil untuk membuatnya,” jelasnya. 

“Filosofi dalam anyaman manik-manik dapat dimaknai sebagai  kolaborasi untuk hasil terbaik..”

Kata dia, Jalinan kerja sama yang harmonis antara satu dengan yang lain yang saling mengikat dan menguatkan hingga terwujud harapan dan kemajuan bersama.

Sementara untuk mengajukan penyertaan modal ke Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan membutuhkan waktu yang panjang. Apalagi modal yang dibutuhkan tidak sedikit, mencapai ratusan miliar.

“Contohnya KIK (kawasan Industri Kariangau) itu masih tanahnya Pemkot. Kalau kami mau kelola harus ada penyertaan modal. Nah penyertaan modal itu ada birokasi yang harus dilewati,” tandasnya.

Baca juga ini :  Persiba Dihantui Badai Cedera Pemain

Menurutnya, saat ini masih mempelajari prosedur untuk pengajuan penyertaan modal. “Karena beberapa sumber yang kami dapat itu kalau berharap dari penyertaan modal paling cepat tiga tahun,” ujarnya.

Dia menjelaskan, sudah membuat proyeksi modal yang dibutuhkan untuk mengerjakan unit bisnis yang ada. “Sudah diajukan paling cepat disetujui mungkin 2 tahun, totalnya saya gak konfirm,” katanya.

“Paling cepat mungkin 2 tahun. Kenapa karena harus bikin perda penyertaan modal, harus ada kajian analisa,”

Dia mencontohkan, untuk mengelola unit bisnis kepelabuhan membutuhkan modal sekitar Rp 150-an miliar. Kemudian untuk properti minimal Rp 50 miliar untuk lahan seluas satu hektar.

Sementara untuk mendapatkan keuntungannya untuk unit bisnis properti membutuhkan waktu tiga tahun. “Tahun pertama pembebasan lahan, konstruksi, perizinan, baru bisa adapat uang,” ujarnya.

“Kepelabuhanan kurang lebih tiga tahun, butuh kurang lebih Rp 150-an miliar. Tapi pelan-pelan kami lakukan ,”lanjutnya.

Dia menambahkan, sambil menunggu unit bisnis berjalan, pihaknya telah membuat program usaha yakni general trading atau jual-beli yang diharapkan bisa memberikan pemasukan bulanan.

Perdagangan umum dianggap cepat revenue dan mengurangi beban pengeluaran.

“Nah kalau kami berfokus disini (9 unit bisnis) mungkin sampai tiga tahun kedepan tidak ada pemasukan. Nah sambil menunggu ini prosesnya berjalan, kami usul tadi membuat general trading,” tukasnya

Logo Perusda Manuntung Sukses

Berikut makna logo Perumda Manuntung Sukses

• Ujung tombak berwarna merah mengarah keatas sebagai perlambangan tujuan Perumda Manuntung Sukses menjadi Perusahaan Umum Daerah terkemuka yang unggul dalam menghasilkan produk dan jasa berkualitas;

• Bentuk huruf “M” berwarna biru sebagai inisial dari Manuntung yang berarti bekerja sampai selesai secara profesional dengan jaminan kualitas layanan (kepastian hukum, transparansi, partisipasi, akuntabilitas);

Baca juga ini :  Balapan Penutup Tahun Paling Bergengsi Sukses Digelar, Minoru Morimoto Pensiun Balap

• Cawan/ bejana berwarna hijau berarti Perumda Manuntung Sukses sebagai penyelenggara kemanfaatan umum, memupuk pendapatan, dan berkontribusi dalam peningkatan pendapatan asli daerah untuk pembangunan yang berkelanjutan;

• Empat sudut sebagai penerapan nilai-nilai komitmen & konsistensi yaitu: unggul, kerja sama, akuntabilitas, dan moralitas;

• Tulisan Perumda Manuntung Sukses berwarna hitam melambangkan sebuah institusi yang kuat dan kokoh. Menggunakan huruf berjenis sans serif yang menggambarkan kesederhanaan,  bersih, efisien, modern, dan lebih fungsional.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.