mediasi
Suasana perdamaian di Yahukimo. (foto: ist)

Polisi Upayakan Perdamaian Perang Suku di Yahukimo, Distrik Kurima Sudah Kondusif

YAHUKIMO, Inibalikpapan.com,- Situasi terkini di Distrik Kurima, Yahukimo makin kondusif menyusul adanya penyerangan oleh salah satu kelompok ketika dilakukan upaya perdamaian oleh aparat Kepolisian, Selasa 30 Agustus 2022.

Penyerangan ini merupakan rangkaian dari perang suku yang sempat terjadi di Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo pada Senin (16/5/2022) lalu, proses penyelesaiannya masih terus berjalan. Perang tersebut melibatkan pihak Heselo dan pihak Hesegem.

Polsek Kurima kemudian menginisiasi upaya mediasi dengan mempertemukan kedua belah pihak, pada Selasa (30/8/2022). Namun, upaya mediasi itu gagal karena terjadi penyerangan yang dilakukan oleh pihak Heselo, saat keduanya dipertemukan di lapangan depan Kantor Distrik Kurima.

Kapolsek Kurima, Ipda Jean G. Pulanda, S.E., menjelaskan, upaya mediasi ini awalnya diniatkan dengan melibatkan berbagai pihak, seperti Kepala Distrik Kurima, Amsal Hesegem, anggota DPRD Kabupaten Yahukimo, Natan Wetipo, dan pihak-pihak yang terlibat sengketa, yakni pihak Heselo dan Hesegem.

Menurut Kapolsek Kurima, sekitar pukul 15.10 WIT, pihak Heselo telah memasuki lapangan depan Kantor Distrik Kurima, tempat yang akan digunakan untuk penyelesaian masalah namun pihak dari Hesegem masih berkumpul di depan Polsek Kurima.

“Setelah sejam lebih menunggu, ternyata pihak Hesegem belum juga tiba di lokasi mediasi. Begitu kami koordinasikan agar menuju ke lokasi, setibanya di lokasi, pihak Heselo justru menyerang pihak Hesegem,” terang Ipda Jean.

Aksi saling serang pun tak terelakkan. Hingga sekira pukul 17.00 WIT, polisi bersama tokoh masyarakat berhasil membubarkan massa yang bertikai. Setengah jam kemudian, Kapolsek Kurima kembali berupaya melakukan mediasi penyelasaian masalah antar kedua belah pihak.

“Dari hasil koordinasi kami, pihak Heselo menginginkan lanjutan penyelesaian masalah dilakukan kembali hari Rabu tanggal 31 Agustus 2022, sementara dari pihak Hesegem menolak lanjutan penyelasaian tersebut dan akan melakukan penyerangan balasan terhadap pihak Heselo,” ujar Kapolsek Kurima.

Baca juga ini :  Update 6 Januari 2021 : Tembus 28.733 Kasus Positif Covid-19 di Kaltim, 783 Kasus Kematian

Saat dikonfirmasi, pada Rabu (31/8/2022) siang, Kapolres Yahukimo AKBP Deni Herdiana, S.E., S.H., M.M. menegaskan kondisi terkini di Distrik Kurima relatif aman dan kondusif. Namun, personel Polsek Kurima bersiaga guna mengantisipasi penyerangan lanjutan yang sudah diniatkan pihak Hesegem tersebut.

“Akan kami update lagi perkembangan selanjutnya. Semoga pertikaian ini segera berakhir, sehingga kondusivitas di Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo bisa kembali pulih dan tak ada korban” pungkas AKBP Deni. (*)

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.