Prakiraan Cuaca Kaltim Minggu 23 Agustus 2026: Mayoritas Berawan, Mahakam Ulu Berpotensi Hujan Ringan
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Kalimantan Timur pada Minggu, 23 Agustus 2026, didominasi kondisi berawan hingga cerah berawan.
Namun, Mahakam Ulu menjadi wilayah yang berpotensi diguyur hujan ringan dengan suhu relatif lebih rendah dibandingkan daerah Kaltim lainnya. Data tersebut berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk kabupaten/kota di Kalimantan Timur.
Berikut prakiraan cuaca Kaltim pada Minggu (23/8/2026):
| Wilayah | Prakiraan | Suhu | Kelembapan |
|---|---|---|---|
| Paser | Berawan | 22–33°C | 46–94% |
| Kutai Kartanegara | Berawan | 24–32°C | 58–99% |
| Berau | Berawan | 23–32°C | 57–98% |
| Kutai Barat | Berawan | 23–32°C | 56–99% |
| Kutai Timur | Berawan | 23–31°C | 62–99% |
| Penajam Paser Utara | Berawan | 23–31°C | 60–96% |
| Mahakam Ulu | Hujan ringan | 20–27°C | 70–99% |
| Balikpapan | Cerah berawan | 24–30°C | 64–95% |
| Samarinda | Berawan | 24–32°C | 59–96% |
| Bontang | Berawan | 24–31°C | 60–96% |
Data BMKG menunjukkan Mahakam Ulu menjadi daerah dengan suhu minimum terendah, yakni sekitar 20°C. Sementara suhu maksimum tertinggi diprakirakan mencapai 33°C di Paser.
Balikpapan Cerah Berawan
Untuk Balikpapan, BMKG memprakirakan kondisi cerah berawan dengan suhu 24–30°C dan kelembapan 64–95 persen.
Sementara Samarinda diprakirakan berawan dengan suhu 24–32°C dan kelembapan 59–96 persen. Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Bontang, dengan suhu 24–31°C dan kelembapan 60–96 persen.
Kaltim Masih Dibayangi Cuaca Kering
Prakiraan tersebut perlu dilihat dalam konteks kondisi iklim Kaltim yang masih berada pada periode kemarau. BMKG menyebut sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi kondisi relatif kering pada periode 21–27 Agustus 2026, seiring semakin luasnya wilayah yang memasuki musim kemarau.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena El Niño yang sangat kuat turut meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.
BMKG juga menyebut titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi masih terpantau terutama di Kalimantan dan Papua.
Dengan demikian, meski hujan ringan masih berpotensi terjadi di Mahakam Ulu, masyarakat di wilayah Kaltim lainnya tetap perlu mewaspadai kondisi panas dan kering, terutama aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Penulis : Abraham Johan
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
