Prakiraan Cuaca Kaltim Rabu 19 Agustus 2026: Mayoritas Wilayah Berawan

Kota Balikpapan /Jo/IST
Kota Balikpapan (foto : Inibalikpapan)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) berawan pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Berdasarkan laman resmi BMKG, kondisi berawan diprakirakan terjadi di sejumlah kabupaten/kota dengan suhu maksimum mencapai 33 derajat Celsius.

Berikut prakiraan cuaca Kaltim pada Rabu (19/8/2026):

WilayahCuacaSuhu
BalikpapanBerawan22–30°C
SamarindaBerawan23–31°C
BontangBerawan23–30°C
Kutai KartanegaraBerawan22–33°C
Kutai TimurBerawan22–31°C
Kutai BaratBerawan22–32°C
BerauBerawan23–32°C
PaserBerawan21–32°C
Penajam Paser UtaraBerawan21–32°C
Mahakam UluBerawan20–29°C

Balikpapan dan Samarinda Berawan

Untuk dua kota utama Kaltim, Balikpapan diprakirakan berawan dengan suhu 22–30°C dan kelembapan 64–96 persen.

Sementara Samarinda juga diprakirakan berawan dengan suhu 23–31°C serta kelembapan 57–97 persen.

Kondisi serupa diprakirakan terjadi di Bontang, dengan suhu 23–30°C dan kelembapan 59–97 persen.

Kutai Kartanegara Capai 33 Derajat

Suhu udara tertinggi di antara wilayah yang tercantum dalam prakiraan BMKG diprediksi terjadi di Kutai Kartanegara, dengan kisaran 22–33°C.

Kutai Barat diprakirakan berawan dengan suhu 22–32°C, sedangkan Kutai Timur berada pada kisaran 22–31°C.

Di wilayah utara Kaltim, Berau diprakirakan berawan dengan suhu 23–32°C.

Mahakam Ulu Jadi Wilayah Terendah

Mahakam Ulu menjadi wilayah dengan prakiraan suhu paling rendah, yakni sekitar 20–29°C, dengan kondisi berawan.

Sementara Paser diprakirakan berawan dengan suhu 21–32°C dan Penajam Paser Utara berada pada kisaran 21–32°C.

Waspada Gelombang Laut

Selain cuaca daratan, BMKG juga mengeluarkan informasi gelombang sedang di sejumlah perairan Kaltim pada 19–22 Agustus 2026.

Perairan Paser dan Penajam–Balikpapan berpotensi mengalami gelombang setinggi 1,25–2,5 meter. Kondisi ini perlu diperhatikan masyarakat yang beraktivitas di laut, khususnya nelayan dan pengguna transportasi perairan.

Prakiraan cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer dan pembaruan data BMKG.

Penulis : Abraham Johan

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses