Profil Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Siap Ukir Sejarah

Timnas Selandia Baru saat lolos Piala Dunia 2026 (foto : FIFA)
Timnas Selandia Baru saat lolos Piala Dunia 2026 (foto : FIFA)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Selandia Baru kembali mencatat sejarah dengan lolos ke Piala Dunia FIFA 2026. Ini menjadi penampilan ketiga All Whites di ajang sepak bola terbesar dunia setelah sebelumnya tampil pada 1982 dan 2010.

Setelah pengalaman pahit di debut Spanyol 1982, Selandia Baru menunjukkan perkembangan signifikan pada Afrika Selatan 2010. Meski gagal lolos dari fase grup, mereka mencatatkan rekor impresif tanpa kekalahan berkat tiga hasil imbang melawan Slovakia, Italia, dan Paraguay.

Kini, dengan skuad yang lebih matang, Selandia Baru menargetkan kemenangan perdana sekaligus peluang lolos ke fase gugur pada edisi 2026 di Amerika Utara.

Darren Bazeley, Arsitek Kebangkitan All Whites

Pelatih Darren Bazeley menjadi sosok kunci di balik kebangkitan Selandia Baru. Mantan pemain Watford itu memiliki pengalaman panjang di sepak bola Inggris sebelum beralih ke dunia kepelatihan.

Bazeley telah menangani berbagai kelompok umur tim nasional Selandia Baru selama lebih dari satu dekade. Ia sukses membawa tim U-20 lolos ke fase knockout Piala Dunia U-20 FIFA edisi 2015, 2017, dan 2023.

Sejak ditunjuk sebagai pelatih tim senior pada Juli 2023, ia langsung memberikan dampak signifikan. Setelah menjuarai OFC Men’s Nations Cup 2024, Bazeley membawa timnya tampil sempurna di kualifikasi Piala Dunia dengan menyapu bersih lima pertandingan.

Jadwal Selandia Baru di Piala Dunia 2026

Selandia Baru tergabung dalam grup menantang dengan jadwal berikut:

  • 15 Juni: Iran vs Selandia Baru – Los Angeles Stadium
  • 21 Juni: Selandia Baru vs Mesir – BC Place Vancouver
  • 26 Juni: Selandia Baru vs Belgia – BC Place Vancouver

Dominasi di Kualifikasi Zona Oseania

Dengan jatah langsung pertama untuk zona OFC, Selandia Baru tampil dominan sejak awal kualifikasi. Mereka mencatat kemenangan telak atas Tahiti (3-0), Vanuatu (8-1), dan Samoa (8-0).

Performa impresif berlanjut di babak berikutnya dengan kemenangan 7-0 atas Fiji di Wellington, sebelum memastikan tiket ke Piala Dunia usai mengalahkan Kaledonia Baru 3-0 di Auckland.

Sejarah dan Rekor di Piala Dunia

Selandia Baru masih mencari kemenangan pertama di Piala Dunia. Dari enam pertandingan sebelumnya, mereka mencatat tiga hasil imbang dan tiga kekalahan.

Namun, pencapaian di Piala Dunia 2010 tetap menjadi kebanggaan. Mereka menjadi satu-satunya tim yang tidak terkalahkan di fase grup, bahkan finis di atas juara bertahan Italia.

Momen Ikonik: Tahan Italia dan Tanpa Kekalahan

Salah satu momen paling bersejarah terjadi saat Selandia Baru menahan imbang Italia 1-1 pada 2010. Gol Shane Smeltz sempat membawa mereka unggul sebelum disamakan melalui penalti.

Gol dramatis Winston Reid pada menit ke-93 saat melawan Slovakia juga menjadi simbol semangat juang tim yang tak kenal menyerah.

Target Realistis: Lolos Fase Gugur

Dengan pengalaman, organisasi permainan yang solid, dan kepercayaan diri tinggi, Selandia Baru datang ke Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar.

Meski tergabung dalam grup berat, All Whites bertekad mencetak sejarah baru—meraih kemenangan pertama dan menembus fase gugur untuk pertama kalinya.

Skuat Timnas Selandia Baru

Kiper

  • Max Crocombe: Burton Albion (Inggris)
  • Alex Paulsen: Bournemouth (Inggris) — sedang dipinjamkan ke Auckland FC (Selandia Baru)
  • Michael Woud: Auckland FC (Selandia Baru)

Bek

  • Tyler Bindon: Reading (Inggris)
  • Michael Boxall: Minnesota United (Amerika Serikat)
  • Liberato Cacace: Empoli (Italia)
  • Francis de Vries: Auckland FC (Selandia Baru)
  • Callan Elliot: Auckland FC (Selandia Baru)
  • Tim Payne: Wellington Phoenix (Selandia Baru)
  • Nando Pijnaker: Auckland FC (Selandia Baru)
  • Tommy Smith: Auckland FC (Selandia Baru)
  • Finn Surman: Portland Timbers (Amerika Serikat)

Gelandang

  • Lachlan Bayliss: Newcastle Jets (Australia)
  • Joe Bell: Viking FK (Norwegia)
  • Matt Garbett: NAC Breda (Belanda)
  • Eli Just: SKN St. Pölten (Austria)
  • Callum McCowatt: Silkeborg IF (Dandark)
  • Ben Old: Saint-Étienne (Prancis)
  • Alex Rufer: Wellington Phoenix (Selandia Baru)
  • Marko Stamenic: Olympiacos (Yunani) — dipinjam dari Nottingham Forest (Inggris)
  • Sarpreet Singh: UD Leiria (Portugal)
  • Ryan Thomas: PEC Zwolle (Belanda)

Penyerang

  • Kosta Barbarouses: Wellington Phoenix (Selandia Baru)
  • Jesse Randall: Auckland FC (Selandia Baru)
  • Ben Waine: Mansfield Town (Inggris) — dipinjam dari Plymouth Argyle (Inggris)
  • Chris Wood: Nottingham Forest (Inggris)

Sumber : FIFA

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses