Sampah Nataru di Balikpapan Tak Meledak, Kepala DLH: Masih Normal dan Terkendali

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Kekhawatiran lonjakan sampah selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Kota Balikpapan dipastikan tidak terjadi. Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan volume sampah selama libur akhir tahun masih dalam kondisi normal dan terkendali.

Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menyebut produksi sampah harian justru mengalami penurunan dibanding hari biasa. Dalam kondisi normal, volume sampah di Kota Beriman rata-rata mencapai sekitar 500 ton per hari. Namun selama periode Nataru, jumlah tersebut turun cukup signifikan.

“Sekarang volume sampah harian berada di kisaran 380 hingga 400 ton per hari. Jadi tidak sampai 500 ton. Untuk libur Natal dan Tahun Baru ini, kondisinya masih normal dan terkendali,” ujar Sudirman saat ditemui, Sabtu (3/1/2026).

Aktivitas Libur Panjang Pengaruhi Volume Sampah

Penurunan volume sampah ini, menurut Sudirman, dipengaruhi berkurangnya aktivitas perkantoran dan sekolah selama libur panjang. Meski demikian, DLH tetap melakukan pemantauan intensif di sejumlah titik yang berpotensi mengalami peningkatan sampah.

Fokus pemantauan dilakukan di kawasan permukiman padat, pusat perbelanjaan, serta lokasi wisata yang ramai dikunjungi warga selama masa liburan.

Sudirman menjelaskan, lonjakan sampah biasanya justru terjadi pada momentum lain yang berkaitan dengan peningkatan konsumsi masyarakat.

“Kalau Ramadan dan Lebaran itu ceritanya berbeda. Konsumsi masyarakat meningkat, sehingga berdampak langsung pada volume sampah. Tapi untuk Nataru ini masih relatif aman,” jelasnya.

Petugas dan Peralatan Tetap Siaga

Terkait kesiapan petugas kebersihan, Sudirman memastikan layanan DLH tetap berjalan optimal di seluruh wilayah Kota Balikpapan. Meski secara hitungan ideal jumlah tenaga kebersihan belum sepenuhnya terpenuhi, pelayanan tetap dimaksimalkan.
“Kalau dihitung betul-betul mungkin masih kurang, tapi kami maksimalkan sumber daya yang ada agar pelayanan tetap optimal,” ujarnya.

Selain mengandalkan tenaga manusia, DLH Balikpapan juga memperkuat kinerja dengan penggunaan peralatan modern. Saat ini, penyapuan jalan dibantu sweeper, pengangkutan sampah menggunakan compactor, serta sebagian armada dump truck telah diganti dengan sistem amrol kontainer.

“Peralatan ini sangat membantu karena lebih efisien dan tidak membutuhkan banyak tenaga,” pungkas Sudirman.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses