HUT ke-69 Kaltim: Gubernur Rudy Mas’ud Buka Pekan Raya 2026 sebagai Etalase Ekonomi Rakyat
SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Semangat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Timur memuncak di GOR Kadrie Oening. Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud (Harum), secara resmi membuka Pekan Raya Kaltim 2026, sebuah ajang yang menjadi magnet bagi masyarakat sekaligus mesin penggerak sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sejak hari pertama, Jumat (9/1/2026), antusiasme warga tampak luar biasa. Ribuan pengunjung memadati area pameran yang menyuguhkan kekayaan budaya dan produk unggulan khas Benua Etam.
Momentum Penguatan Ekonomi Kerakyatan
Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa Pekan Raya Kaltim bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Ia memproyeksikan acara ini sebagai ruang strategis untuk memperkuat struktur ekonomi daerah melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal.
“Pekan raya ini kita hadirkan sebagai ruang silaturahmi seluruh masyarakat Kaltim, sekaligus etalase budaya daerah dan produk UMKM lokal yang menjadi tulang punggung ekonomi kita,” ujar Gubernur Rudy Mas’ud di hadapan jajaran Forkopimda dan tamu undangan.
Ia menambahkan bahwa dengan memberikan panggung bagi UMKM, pemerintah daerah berkomitmen memperluas akses promosi dan pasar agar produk lokal mampu bersaing di level nasional.
Pesta Budaya dan Hiburan Rakyat
Tak hanya pameran produk, Pekan Raya Kaltim 2026 juga diramaikan dengan berbagai kegiatan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat:
- Pameran Produk Unggulan: Menampilkan inovasi UMKM dari kabupaten/kota se-Kaltim.
- Kuliner Khas Daerah: Festival makanan tradisional yang memanjakan lidah pengunjung.
- Pertunjukan Seni: Panggung ekspresi budaya sebagai upaya pelestarian tradisi leluhur.
- Hiburan & Lomba: Rangkaian lomba rakyat yang mempererat kebersamaan warga.
Sinergi Membangun Kaltim Sejahtera
Gubernur Harum berharap Pekan Raya ini dapat memperkuat rasa kepemilikan masyarakat terhadap Kalimantan Timur. Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan warga, HUT ke-69 ini diharapkan membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin melestarikan budaya sekaligus memberikan ruang tumbuh bagi UMKM agar semakin berdaya saing,” pungkasnya. / Pemprov
BACA JUGA
