Protokol Kesehatan, jaga jarak

Sudah 1.364 Kasus Aktif, Satgas COVID-19 Kaltim Ingatkan Warga patuhi Prokes

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Kasus aktif COVID-19 di Kaltim makin tinggi. Bahkan hingga kamis (03/11/2022), telah menembus 1.364 kasus, dengan 5.749 kasus kematian.

Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kaltim mengingatkan masyarakat untuk mentaati protocol Kesehatan (prokes), menggunakan masker, menjaga jarak serta menghindari kerumunan

“Kita tidak henti-hentinya mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dengan selalu taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, minimal memakai masker. Selain menjaga diri sendiri juga orang lain,” Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak.

Pada Kamis kemarin, Satgas melaporkan penambahan 180 kasus baru,

pasien sembuh dan selesai isolasi ada 85 orang, dan dirawat naik 94 kasus dengan berjumlah 1.364 kasus.

“Meninggal dunia ada 1 kasus dari Kutai Barat,” ujar Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinisi Kaltim ini

Sehari sebelumnya, bertambah sebanyak 204 kasus, dengan 54 pasien sembuh dan 1 kasus kematian dari Balikpapan. Balikpapan menjadi daerah dengan jumlah kasus tertinggi di Kaltim.

Berikut data kasus COVID-19 Kamis kemarin

Penambahan pasien terkonfirmasi POSITIF Covid-19 sebanyak 180 kasus
Berau 7 kasus
Kutai Barat 11 kasus
Kutai Kartanegara 27 kasus
Kutai Timur 17 kasus
Mahakam Ulu 0 kasus
Paser 4 kasus
Penajam Paser Utara 2 kasus
Balikpapan 83 kasus, PPLN 1 kasus
Bontang 7 kasus
Samarinda 21 kasus

Penambahan pasien Sembuh Covid-19 sebanyak 85 kasus
Berau 3 kasus
Kutai Barat 4 kasus
Kutai Kartanegara 0 kasus
Kutai Timur 0 kasus
Mahakam Ulu 0 kasus
Paser 3 kasus
Penajam Paser Utara 0 kasus
Balikpapan 59 kasus, PPLN 2 Kasus
Bontang 0 kasus
Samarinda 14 kasus

Penambahan pasien Meninggal sebanyak 1 kasus
Berau 0 kasus
Kutai Barat 1 kasus
Kutai Kartanegara 0 kasus
Kutai Timur 0 kasus
Mahakam Ulu 0 kasus
Paser 0 Kasus
Penajam Paser Utara 0 kasus
Balikpapan 0 kasus
Bontang 0 kasus
Samarinda 0 kasus

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.