Presiden joko Widodo saat KTT G20 di Bali / Foto: BPMI Setpres/Lukas

Survei PWS Sebutkan Mayoritas Tak Ingin Jokowi Maju Sebagai Cawapres 2024

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Lembaga survei Political Weather Stations (PWS) menyebutkan sekitar jika 65,9 persen masyarakat Indonesia tak mengiginkan Joko Widodo (Jokowi) maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024.

Hal itu berdasarkan survey yang dilakukan PWS pada 4-11 November 2022. Survei dilakukan terhadap masyarakat yang memiliki hak pilih minimal telah berusia 17 tahun atau belum 17 tahun tetapi sudah menikah.

“Mayoritas publik atau 65,9 persen responden menyatakan tidak setuju apabila Jokowi dicalonkan sebagai wakil presiden pada Pemilu 2024.” kata peneliti PWS Sharazani dalam pemaparannya yang disiarkan secara virtual, Selasa (15/11/2022).

Sementara sekitar 27,5 persen masyarakat menyatakan setuju jika Jokowi maju sebagai cawapres di 2024. Sedangkan sekitar 6,6 persen diantaranya justru menjawab tidak tahu.

Sedangkan perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan Pemilu 2024, sekitar 74,2 persen juga menyatakan tidak sepakat. Hanya sekitar 21,5 persen yang menyatakan setuju

Namun mayoritas masyarakat menyatakan puas pemerintahan Jokowi dengan presentasi sekitar 54,7 persen. Adapun sekitar 43,9 persen lainnya menyatakan kurang puas.

“Tingkat kepuasan publik mengalami penurunan jika dibandingkan survei-survei PWS sebelumnya,” ujarnya.

Survei melibatkan sebanyak 1.200 responden dengan melalui teknik pencuplikan secara acak sistematis (systematic-random sampling).

Margin of error dari survei ialah +/- 2,83 persen pada tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95 persen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara melalui telepon dengan pedoman kuesioner.

Suara.com

Comments

comments

Baca juga ini :  Presiden Jokowi : Tahun Ini Kita Bangun 200-an Jembatan Gantung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.