Syukri Wahid

Tersisa Dua pekan, APBD 2017 Belum Dibahas

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kota Balikpapan tahun 2017, hingga Minggu kedua November 2016 belum dilaksanakan. Pasalnya, jika melewati 30 November 2016, DPRD dan kepala daerah terkena finalti alias tidak digaji selama 6 bulan seperti yang dialami kota Samarinda. Hal itu sesuai dengan aturan Permendagri nomor 13.

Ketua Komisi I yang juga Anggota Badan Anggaran DPRD kota Syukri Wahid  memastikan pembahasan APBD 2017 akan dilakukan secara maraton dan dipastikan tidak ada anggota DPRD yang keluar daerah.  Disamping itu diyakini pembahasan akan dilakukan dengan memotong pembahasan ditingkat komisi.

“Saya khawatirkan bulan 11 ini langsung masuk teknis pembahasan APBD. SKPD makin banyak, bayangkan itu crowdednya pembahasan anggaran,” ucapnya, Kamis (10/11).

Menurutnya, terlambatnya pembahasan APBD 2017 karena menunggu disahkan APBD Perubahan Provinsi Kaltim 2016.

“Kemudian opini BPK terlambat, APBN juga belum masuk. Konsekuensi model pembahasan APBD agak bypass.  Saya yakin komisi tidak dapat (pembahasan). Kalau di komisi itu butuh 1-2 minggu lalu naik ke banggar itu kapan,” tandasnya.

Syukri menegaskan apabila tidak diketok pada 30 November 2016 maka DPRD dan Kepala Daerah bisa kena finalti yakni tidak digaji selama enam bulan.

“Kami optimis selama dua Minggu yang tersisa ini bisa kami kejar pembahasan APBD 2017 nya, meski khawatir,” tambahnya.

Comments

comments

Baca juga ini :  Jadi Wakil Baperda, Syukri Wahid Fokus Penuntasan Rivisi 14 Perda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.