Rizal Effendi

Wali Kota : Karena Covid-19 Tidak Mungkin RPJMD itu Bisa Dikejar

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengungkapkan, tidak mungkinan bisa merealisasikan semua program yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2016-2021.

Pandemi covid-19 menjadi alasan Rizal sehingga semua program visi misi tidak bisa direalisasikan. Khususnya menyangkut kebutuhan anggaran. Karena APBD Kota yang turun karena pendapatan tak mencapai target.

“Karena Covid-19 tidak mungkin RPJMD itu bisa dikejar, karena covid-19 dananya tidak terpenuhi. Jadi hampir pasti tidak bisa tercapai,” ujar Rizal, Kamis (19/11).

Apalagi banyak anggaran dimasing-masing organisasi perangkat daerah (APD) yang dialihkan untuk penanganan covid-19. Meskipun Rizal masih memiliki waktu hingga satu tahun anggaran kedepan sebelum berakhir periodenya.

“Ya begitu kondisinya memang gitu, Nanti kita lihat saja, sampai tingkat berapa selesainya. Pasti tidak tercapai karena kondisinya seperti ini,” ujarnya

Sebelumnya Fraksi PDIP DPRD Kota Balikpapan memberikan catatan terkait kegagalan Pemerintah Kota (Pemkot) dalam mengatasi berbagai persoalan dalam 4 tahun terakhir yang banyak dikeluhkan masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Balikpapan Budiono usai rapat paripurna ke-36 DPRD dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota penjelasan Wali Kota terhadap RAPBD 2021.

Budiono mengatakan, menjelang berakhirnya kepemimpinan Rizal Effendi sebagai Wali Kota justru banyak visi misi yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD)  belum memenuhi target.

“Pada dasarnya kami banyak mencermati dan mengamati bahwasanya ini adalah APBD teraklhir Pak Wali Kota Rizal Effendi yang didalam pelaksanaan RPJMD 5 tahun kemarin terpilih yang diambil dari Visi Misi , kami melihat banyak yang belum memenuhi target dari visi misi,” ujarnya

Menurutnya, mulai dari titik banjir yang belum teratasi, kisruh pendaftaran peserta didik baru (PPDB) online, semakin maraknya pengupasan lahan dan banyaknya warga yang belum menikmati pelayanan air bersih PDAM

Baca juga ini :  Update 1 Agustus 2022 : Bertambah 50 Kasus Aktif COVID-19 di Kaltim, di Balikpapan 33 Kasus

“Salah satunya masih banyaknya titik banjir yanng belum teratasi, masih banyaknya kisruh PPDB online, terus banyaknya pengupasan lahan, masih banyaknya sambungan rumah PDAM,” ujarnya.

Fraksi PDIP pun mendorong Rizal untuk menuntaskan seluruh janjinya yang tertuang dalam RPJMD dalam APBD 2021. “Kami berharap ke Pak Wali untuk menyelesaikan masalah-masalahnya dan bisa menuntaskan RPJMD-nya,” ujarnya.

“Saya pikirnya banyak tadi yang kami bacakan mulai poin A sampai H tapi salah satu garis besarnya itu, artinya ketika APBD-nya ini terakhir, RPJMD nya tidak memenuhi atau belum sampai ke target visi misinya,”

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.