Home / IniEKONOMI / Agresif Bangun Infrastruktur Kalimantan, XL Axiata Optimis Capai Pertumbuhan Dua Digit

Agresif Bangun Infrastruktur Kalimantan, XL Axiata Optimis Capai Pertumbuhan Dua Digit

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com–  XL Axiata mencatat terjadi pertumbuhan pelangan di pulau Kalimantan sepanjang 2018 lalu sebesar 14 persen dengan kontribusi 6 persen dari sebelumnya 3 persen.

Dengan peningkatan pembangunan infrastruktur yang agresif, XL optimis mampu menorehkan pertumbuhan dua digit di tahun ini maupun yang akan datang.

Jumlah pelanggan di Kalimantan hingga akhir Juni 2019, tercatat sekitar 1.7 juta pelanggan, dengan lebih dari 75% merupakan pelanggan data aktif. Jumlah tersebut meningkat sekitar 14% dari periode yang sama tahun lalu. Jumlah pelanggan data di Kalimantan ini diprediksi akan terus meningkat seiring dengan meluasnya jaringan 4G LTE XL Axiata.

“Target kita double digit, kita optimis peluang market di Kalimantan masih luas. Kalau di Jawa sudah penuh pasarnya. Kita bisa garap market  disini yang tumbuh 14 persen,”  kata Putu Eka Umbara Head Program Managemen XL Axiata dalam media update infrastruktur jaringan Kalimantan XL Axiata, Rabu malam di Jatra Balikpapan(17/7/2019).

Apalagi dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat yang berada di area perkotaan ataupun pedesaan untuk memanfaatkan layanan data guna mendukung aktifitas kesehariannya.

Hingga kuartal pertama 2019 jumlah pelanggan XL Axiata mencapai sekitar 55,1 juta pelanggan nasional, dengan jumlah pelanggan data mencapai sekitar 86% dari total pelanggan.

“XL Axiata akan terus membangun jaringan data 4G LTE  di Kalimantan. Langkah strategis ini perlu dilakukan mengingat permintaan masyarakat Kalimantan yang terus meningkat. Traffic data setahun terakhir ini meningkat sekitar 43 persen,” ungkap Putu

Rencananya perluasan jaringan terus dilakukan mencakup wilayah Kalbar dan Kaltara. Selain itu pihaknya akan membangun jaringan 4G melalui program Universal Service Obligation yang difokuskan di area pedalaman yang berlum terjangkau.

 “Tahun ini kita akan membangun 650 site (BTS) baru. Kita juga sudah melakukan update infrasturktur  sekitar 74 persen,” sebutnya.

Seperti peningkatan kapasitas bandwich di Banjarmasim hingga 15 megagiga. Pembangunan jaringan  backbone fiber optic Sangata-Banjarmasim sepanjang 500 kilometer. Di Kalimantan terdapat 7000 BTS,2500  diantaranya BTS 4G, 30 BTS USO, dan pembangunan 2500 Km jaringan backbone fiber optic.

Axiata telah menjangkau sekitar 54 kota dan kabupaten atau 96 persen populasi di Kalimantan. Pembangunan infrastruktur jaringan ini juga didukung kabel serat optik antardaerah.

Dari kiri, I Gede Darmayusa, Group Head Program Management XL Axiata, Bambang Parikesit, Group Head XL Axiata Regional Jabodetabek, Pradeep Kutty, Group Head Unfield Network XL Axiata dan Bernard Ho Swee Keong, Group Head Mass Segment XL Axiata dalam acara Media Update Infrastruktur XL Axiata di Kalimantan pada Rabu (17/7)

Grup Head XL Axiata Regional Jabodetabek Bambang Parikesit  mengatakan selain aspek bisnis, visi  XL Axiata dalam memperluas jaringan data ke berbagai wilayah Kalimantan adalah mendukung percepatan pembangunan. “Kami ingin ikut berkontribusi dalam upaya pemerintah daerah memajukan wilayahnya,” ujar Bambang.

Infrastruktur jaringan data yang berkualitas, antara lain berupa tersedianya sambungan internet cepat, akan memungkinkan pelaksanaan digitalisasi di berbagai bidang yang pada akhirnya mendukung percepatan pembangunan di Kalimantan.

“Permintaan masyarakat atas layanan data yang cukup meningkat dari tahun ke tahun, membuat PT XL Axiata terus membangun jaringan data 4G LTE di Kalimantan,”tukasnya.

Print Friendly, PDF & Email

Comments

comments

About andi aa

Check Also

Ketua DPRD Kembali Bacakan Teks Proklamasi, Ini Pesan Abdulloh

BALIKPAPAN, INIBalikpapan.com — Untuk kesekian kalinya, Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdullah membacakan teks proklamasi pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.