4 Pemain Timnas Indonesia yang Berpotensi Jadi Pembeda Lawan Singapura
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Timnas Indonesia menghadapi laga penentuan melawan Singapura pada pertandingan terakhir Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026. Kemenangan menjadi satu-satunya hasil yang bisa membawa Garuda menjaga asa lolos ke semifinal.
Berkaca dari tiga pertandingan sebelumnya di fase grup, sejumlah pemain tampil konsisten dan berkontribusi langsung terhadap hasil yang diraih Indonesia. Mereka diprediksi kembali menjadi tumpuan pelatih John Herdman saat menghadapi Singapura.
1. Thom Haye, Motor Permainan Sekaligus Ancaman Lewat Bola Mati
Nama Thom Haye menjadi salah satu yang paling menonjol sepanjang fase grup.
Selain menjadi pengatur tempo permainan di lini tengah, gelandang berjuluk The Professor itu juga menunjukkan kualitasnya dalam situasi bola mati. Saat menghadapi Timor Leste, Thom mencetak gol indah melalui tendangan bebas yang membantu Indonesia menang 3-0.
Eks pemain SC Heerenveen itu sejauh ini telah menciptakan 3 asist. Bersaing dengan penyerang Vietnam Maung Maung Lwin yang sudah mencetak 4 asist.
Menghadapi Singapura yang diperkirakan bermain bertahan, akurasi umpan dan kemampuan Thom mengeksekusi bola mati bisa menjadi pembeda.
2. Mitchell Baker, Mesin Gol Baru Garuda
Mitchell Baker tampil sebagai pemain paling produktif Indonesia di turnamen ini. Kini memimpin daftar topskor bersama dengan striker Myanmar Naing Tun Win, mencetak 4 gol.
Striker bertubuh jangkung itu mencuri perhatian ketika mencetak hat-trick dalam kemenangan telak 5-1 atas Kamboja. Ia kembali menunjukkan ketajamannya dengan menyumbang satu gol saat Indonesia mengalahkan Timor Leste 3-0.
Ketajamannya di kotak penalti membuat Baker menjadi ancaman serius bagi pertahanan Singapura.
3. Ragnar Oratmangoen, Kreator Peluang
Meski gagal menunjukan peforma terbaik saat Timnas Indonesia kalah 0-3 atas Vetnam, namun Ragnar Oratmangoen diyakini akan memberikan kontribusi besar dalam membangun serangan.
Mobilitas tinggi, kemampuan menusuk dari sisi sayap, serta visi bermain membuatnya beberapa kali menciptakan peluang bagi rekan-rekannya. Salah satunya lewat assist untuk gol Mitchell Baker ke gawang Timor Leste.
Kecepatan Ragnar juga bisa menjadi senjata saat menghadapi pertahanan rapat Singapura.
Konsistensi Jadi Modal Indonesia
Dari tiga pertandingan fase grup, Indonesia menunjukkan kemampuan mencetak gol dari berbagai lini. Mitchell Baker tampil tajam di depan, Thom Haye menjadi motor permainan sekaligus ancaman lewat bola mati, sementara Donny Tri dan Ragnar Oratmangoen aktif membantu serangan.
Namun, kekalahan 0-3 dari Vietnam menjadi pelajaran bahwa efektivitas penyelesaian akhir dan konsentrasi di lini belakang masih harus diperbaiki jika ingin mengalahkan Singapura dan mengamankan tiket semifinal ASEAN Championship 2026.
Penulis : Abraham Johan
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
