PBSI Coret Dua Ganda Campuran dari Kejuaraan Dunia 2026, BWF Usut Dugaan Pelanggaran Integritas Atlet Indonesia

Pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Albertha Nathaniel Pasaribu (foto : PBSI)
Pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Albertha Nathaniel Pasaribu (foto : PBSI)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – PP PBSI melakukan langkah mengejutkan jelang Kejuaraan Dunia BWF 2026. Dua pasangan ganda campuran Indonesia resmi dicoret dari daftar peserta di tengah proses penyelidikan independen yang sedang dilakukan Badminton World Federation (BWF) terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia.

Dalam pernyataan resminya, Senin (3/8/2026), PBSI menegaskan keputusan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian komposisi tim nasional sekaligus memastikan seluruh proses administrasi dan keikutsertaan atlet berjalan sesuai regulasi internasional.

Dua pasangan yang dipastikan batal tampil adalah Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil.

“Keputusan tersebut merupakan bagian dari langkah organisasi dalam memastikan seluruh proses administrasi dan keikutsertaan atlet pada kejuaraan internasional berjalan sesuai dengan regulasi serta mekanisme yang berlaku,” tulis PBSI.

BWF Proses Dugaan Pelanggaran Integritas

Dalam pernyataan yang sama, PBSI mengungkapkan bahwa BWF saat ini tengah menjalankan judicial proceedings atau proses peradilan independen terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia.

Meski demikian, PBSI tidak mengungkap identitas atlet yang sedang diperiksa maupun bentuk dugaan pelanggaran yang menjadi objek penyelidikan.

PBSI menegaskan menghormati sepenuhnya mekanisme hukum yang diterapkan federasi bulu tangkis dunia dan memilih tidak mencampuri proses yang sedang berlangsung.

“PP PBSI menghormati dan mendukung sepenuhnya mekanisme yang diterapkan BWF sebagai bagian dari upaya menjaga integritas olahraga bulu tangkis serta menghormati independensi proses yang sedang berlangsung,” demikian pernyataan resmi PBSI.

Sorotan Besar Jelang Kejuaraan Dunia

Munculnya proses investigasi ini menjadi perhatian serius karena terjadi menjelang Kejuaraan Dunia BWF 2026. Absennya dua pasangan ganda campuran Indonesia dipastikan mengurangi kekuatan Merah Putih di sektor tersebut.

Hingga saat ini, BWF maupun PBSI belum memberikan penjelasan lebih rinci mengenai substansi dugaan pelanggaran integritas, termasuk jadwal penyelesaian proses peradilan independen tersebut.

Publik bulu tangkis Indonesia kini menanti hasil investigasi BWF, yang akan menentukan langkah selanjutnya terhadap atlet-atlet yang diduga terlibat, sekaligus berdampak pada komposisi tim Indonesia di berbagai turnamen internasional.

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses