Database SIMPATDA Balikpapan Diklaim Dibobol, Pemkot Sebut Belum Ada Bukti Kebocoran Data
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan tengah mendalami klaim akses ilegal terhadap Sistem Informasi Manajemen Pendapatan Daerah (SIMPATDA) yang beredar di forum kejahatan siber.
Klaim tersebut muncul setelah aktor dengan nama samaran “vicmeow” disebut mengaku telah memperoleh akses ke basis data SIMPATDA, sistem yang berkaitan dengan pengelolaan pendapatan dan perpajakan daerah.
Namun hingga Kamis (17/9/2026), Pemkot Balikpapan belum mengonfirmasi bahwa SIMPATDA berhasil diretas maupun memastikan adanya kebocoran data.
Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Balikpapan, Agung Budi Wibowo, mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
“Saat ini kami dari Diskominfo sedang mendalami informasi tersebut. Yang bisa saya sampaikan kepada masyarakat adalah tidak perlu khawatir,” kata Agung, Kamis (17/9/2026).
Pemkot Belum Temukan Indikasi Kebocoran
Agung menjelaskan pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi sistem sekaligus memastikan apakah benar terdapat data yang berhasil diakses pihak luar.
Berdasarkan pemeriksaan awal, Diskominfo belum menemukan indikasi yang dapat memastikan adanya kebocoran data seperti yang diklaim dalam forum tersebut.
“Karena di sistem kami itu tidak membaca data bocor. Masih bisa kita lindungi datanya,” ujarnya.
Meski demikian, Pemkot belum dapat mengungkap secara rinci jenis maupun jumlah data yang disebut-sebut telah diakses.
Menurut Agung, informasi tersebut masih harus diverifikasi sebelum pemerintah menyampaikan keterangan lebih jauh kepada masyarakat.
“Dan ini karena data spesifik juga kita tidak bisa memberikan informasi yang banyak,” katanya.
Diskominfo Koordinasi dengan BSSN
Di tengah proses verifikasi, Pemkot Balikpapan juga mengambil langkah pengamanan dengan berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperkuat langkah antisipasi dan pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan sistem informasi pemerintah daerah.
“Tapi masyarakat tidak perlu khawatir terhadap bocornya data tersebut. Karena kami sudah melakukan koordinasi juga dengan BSSN terkait antisipasi dan pencegahannya,” tutur Agung.
Klaim Peretasan Masih Diverifikasi
Diskominfo Balikpapan masih melanjutkan pendalaman terhadap klaim yang beredar di forum kejahatan siber tersebut.
Pemerintah memastikan pengamanan sistem dan data tetap menjadi perhatian selama proses pemeriksaan berlangsung.
Dengan demikian, hingga saat ini informasi mengenai dugaan akses ilegal terhadap SIMPATDA masih berstatus klaim yang sedang diverifikasi. Pemkot Balikpapan belum menyatakan telah terjadi peretasan maupun kebocoran data.
Masyarakat juga diminta tidak panik dan menunggu hasil pemeriksaan resmi pemerintah terkait keamanan sistem dan data SIMPATDA.
Penulis : Samsul
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
