Saat simulasi digelar

Dua ABK Tewas Tenggelam di Perairan Balikpapan

BALIKPAPAN, Inibalikpapan – Dua anak buah kapal (ABK) tewas tenggelam setelah kapal mereka bertabrakan dengan  kapal lain di perairan Teluk Balikpapan. Sementara tiga ABK lainnya berhasil di selamatkan petugas.

Petugas yang terdiri dari Tim SAR Gabungan bersama Lanal Balikpapan sebenarnya sudah mencoba menyelamatkan kedua ABK tersebut.  Karena ketika mendapat informasi melalui radio langsung menuju lokasi kejadian dengan menggunalan KM Lamaru dan speedboat TNI AL.

Tiga ABK yang selamat itu dievakuasi ke atas KM Lamaru. Sebenarnya ketiga ABK itu nyaris saja tenggelam. Namun karena kesigapan petugas, sehingga nyawa ketiga ABK berhasil diselamatkan. Namun sayangnya dua ABK gagal diselamatkan karena ketika petugas tiba di lokasi kejadian, mereka sudah tewas mengapung.

.

Mayar kedua ABK tersebut, kemudian dimasukkan ke dalam kantong mayat dan dievakuasi diatas KM Lamaru. Bersama tiga ABK yang selamat, kemudian dibawa ke dermaga Pelabuhan Semayang untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit.

Palaksa Lanal Balikpapan, Mayor Laut (P) Khairul Anwar mengatakan, kejadian tersebut, merupakan simulasi kesiapsiagaan dalam kondisi darurat kebencanaan yang digelar Lanal Balikpapan, bersama Basarnas, BPBD, Tagana instansi lainnya.

“Tentu saya ucapkan terima kasih karena kegiatan ini terlaksana dengan baik. Kita telah melakukan prosedur pertolongan. Karena ini hanyalah bentuk simulasi SAR. Ada dua jenis korban, korban hidup dan meninggal,” ujarnya.

Kata dia, dalam simulasi itu ada beberapa evaluasi yang akan menjadi perbaikkan kedepan, ketika melakukan mpertolongan diantaranya cara kemudi kapal ketika dalam kondisi hendak mengevakuasi korban. Termasuk kegiatan laiannya.

“Untuk beberapa koreksi, selain melakukan pertolongan, kami juga melatih profesionalisme untuk kapal agar bagaimana bermanuver yang bagus lalu bagaimana berkoordinasi dengan instansi yang lain, sehingga keterpaduan bisa terlaksana dengan baik dan lebih sempurna,” ujarnya.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.