Hasil ARRC Sepang 2026: Candra Bangkit dari Jatuh, Yamaha Racing Indonesia Rebut Podium
SEPANG, inibalikpapan.com – Yamaha Racing Indonesia membuka musim Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 dengan hasil yang cukup menjanjikan. Setelah gagal finis di race pertama, Candra Hermawan bangkit di race kedua dan sukses mengamankan podium untuk Yamaha Racing Indonesia.
Race pertama jadi mimpi buruk bagi Candra Hermawan. Pembalap asal Lumajang itu terjatuh dan gagal finis saat sedang bersaing di grup depan.
Namun di race kedua, situasinya berubah total.
Start dari posisi ketiga, Candra tampil lebih tenang dan agresif. Ia menjaga ritme sejak awal, memanfaatkan setelan motor yang lebih presisi, hingga akhirnya finis di posisi tiga.
Podium ini bukan sekadar angka—tapi bukti mental bertanding yang teruji.
Perubahan setelan suspensi dan mapping mesin jadi faktor penting kebangkitan Yamaha.
Di race kedua, motor terasa lebih stabil saat keluar tikungan dengan akselerasi yang lebih konsisten. Kondisi ini membuat pembalap lebih percaya diri untuk langsung menekan sejak awal balapan. Hasilnya pun terlihat jelas, dari yang sebelumnya gagal finis kini berhasil naik podium.
Hasil Pembalap Yamaha di ARRC Sepang
Selain Candra, hasil positif juga diraih pembalap lain Yamaha Racing Indonesia. Muhammad Fadhil Musyavi finis di posisi lima setelah sebelumnya gagal menyelesaikan race pertama.
Di kelas SS600, Wahyu Nugroho tampil konsisten dengan finis di posisi empat dan enam. Sementara itu, M Faerozi berhasil bangkit dari start belakang hingga finis di posisi sembilan.
Start musim ini memang belum sempurna, tapi tren perbaikan terlihat jelas.
Dari hasil di Sepang:
- Candra Hermawan: posisi 6 (16 poin)
- Muhammad Fadhil Musyavi: posisi 11 (11 poin)
- Wahyu Nugroho: posisi 7 (23 poin)
- M Faerozi: posisi 12 (7 poin)
Poin ini jadi bekal penting menuju seri berikutnya.
Evaluasi Tim: Belum Sempurna, Tapi Ada Kemajuan
Manajemen Yamaha menilai hasil di Sepang sebagai awal yang positif.
Performa motor meningkat, mental pembalap teruji, dan evaluasi dari dua race langsung menunjukkan arah perbaikan.
Seri berikutnya di Buriram akan jadi pembuktian apakah tren ini bisa dijaga.
Podium di Sepang memberi pesan jelas: Yamaha Racing Indonesia belum habis.
Dengan perbaikan teknis dan konsistensi pembalap, peluang bersaing di papan atas masih terbuka lebar sepanjang musim 2026.
Bagi Candra, ini bukan sekadar podium—tapi awal perburuan yang lebih besar.***
BACA JUGA
