Balikpapan Lantik 75 Pejabat dan Ambil Sumpah 119 ASN, Tekankan Profesionalisme dan Efisiensi Energi

Pelantikan ASN di lingkungan Pemkot Balikpapan oleh Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud.(Foto:Inibalikpapan.com/samsul)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan melantik 75 pejabat serta mengambil sumpah/janji 119 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Aula Balai Kota, Kamis (16/4/2026). 

Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pensiun, tali asih KORPRI, dan Tabungan Hari Tua (THT) kepada 16 ASN yang memasuki masa purna tugas terhitung mulai 1 Mei 2026.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni. Melainkan bagian dari upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja pemerintahan. Ia menekankan pentingnya penempatan aparatur sesuai kompetensi guna mendukung pelayanan publik yang optimal.

“Jabatan adalah amanah dan kepercayaan. Karena itu, saya minta seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja secara profesional, menjaga integritas. Serta menghadirkan inovasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Rahmad juga mengingatkan bahwa kinerja aparatur akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala. Hal ini dilakukan untuk mendorong percepatan pembangunan serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan modern.

Kepada 119 ASN yang baru diambil sumpahnya, ia menegaskan bahwa sumpah jabatan bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral dan tanggung jawab sebagai pelayan publik. ASN diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan semangat pengabdian.

“ASN adalah motor penggerak pembangunan. Saudara semua diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmad juga menyampaikan apresiasi kepada para ASN yang memasuki masa purna tugas. Ia menilai dedikasi dan pengabdian mereka telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan kota.

Bertujuan Untuk Efisiensi

Selain itu, Pemkot Balikpapan turut menyoroti kebijakan Work From Home (WFH) yang mulai diterapkan setiap Jumat. Kebijakan ini, menurut Rahmad, bertujuan untuk efisiensi energi dan bukan untuk mengurangi produktivitas kerja.

“WFH bukan hari libur. ASN tetap bekerja dari rumah dengan tanggung jawab yang sama,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan potensi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi pada pertengahan tahun, termasuk risiko kekeringan dan krisis air bersih. Karena itu, masyarakat dan ASN diminta mulai menghemat penggunaan air serta energi, termasuk bahan bakar minyak (BBM).

Menutup sambutannya, Rahmad mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan membangun Balikpapan sebagai kota yang nyaman dan berkelanjutan.

“Balikpapan kita bangun dengan amal, kita jaga dengan iman, dan kita bela dengan doa,” ucapnya.(***/Adv Diskominfo Balikpapan).

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses