Percepat Layanan Publik, Pemprov Kaltim Kebut Integrasi Aplikasi ‘SAKTI GEMAS’ di Seluruh Daerah
SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bergerak cepat memperkuat transformasi digital guna memangkas birokrasi yang berbelit. Langkah taktis ini diwujudkan melalui rapat penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk mengintegrasikan seluruh layanan publik berbasis aplikasi SAKTI GEMAS.
Rapat strategis tersebut digelar secara virtual pada Jumat (5/6/2026), melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim bersama seluruh jajaran Diskominfo kabupaten/kota se-Kaltim.
Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (POD) Setdaprov Kaltim, Siti Sugiyanti, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan ketukan palu teknis dari komitmen besar yang sebelumnya telah disepakati oleh Gubernur Kaltim bersama para bupati dan wali kota.
“Payung hukum secara umum sudah ada dan telah diluncurkan pada 21 April 2025 bersama seluruh bupati dan wali kota. Kini saatnya ditindaklanjuti oleh perangkat daerah teknis melalui perjanjian kerja sama (PKS),” tegas Siti Sugiyanti.
Siti mengingatkan agar setiap daerah mencermati dengan saksama seluruh substansi PKS—mulai dari hak, kewajiban, hingga ruang lingkup kerja sama—agar implementasi aplikasi SAKTI GEMAS dapat berjalan optimal dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat lokal.
Era Baru Berbagi Data: Pangkas Birokrasi Surat-Menyurat
Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, memberikan catatan tebal mengenai pentingnya aspek keamanan informasi dalam interkoneksi sistem ini. Walaupun data yang didistribusikan bersifat umum dan terbuka untuk publik, proteksi berlapis tetap wajib diterapkan.
Faisal menegaskan, SAKTI GEMAS didesain untuk meruntuhkan ego sektoral antar-wilayah di Benua Etam dengan membangun ekosistem berbagi pakai data yang efisien.
“Kita ingin membangun ekosistem berbagi pakai data dan informasi. Dengan sistem yang terintegrasi, akses informasi antar-daerah akan lebih cepat tanpa harus melalui proses surat-menyurat yang panjang,” jelas Faisal.
Menuju ‘Smart Province’ yang Efisien
Melalui platform terintegrasi SAKTI GEMAS, warga Kaltim nantinya tidak perlu lagi mengunduh puluhan aplikasi berbeda untuk mengakses layanan dasar pemerintahan. Integrasi ini diharapkan menjadi lompatan besar bagi Kaltim dalam mewujudkan ekosistem Smart Province yang aman, cepat, dan ramah pengguna.
Rapat koordinasi ini kemudian dilanjutkan dengan pembedahan draf teknis PKS yang dipandu langsung oleh tim Biro POD Setdaprov Kaltim guna memastikan regulasi ini siap diimplementasikan secara serentak dalam waktu dekat. / Pemprov
BACA JUGA
