Protokol Kesehatan secara ketat yang diberlakukan dalam Misa Natal di Gereja Santa Theresia Balikpapan tahun kemarin
Protokol Kesehatan secara ketat yang diberlakukan dalam Misa Natal di Gereja Santa Theresia Balikpapan tahun kemarin

Ibadah Natal di Gereja Hanya 50 Persen, Wajib Skrining Melalui Aplikasi Peduli Lindungi

JAKARTA, Inibalikpapan.com –  Pemerintah remis memberlakukan PPKM Level 3 pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)  yang belaku diseluruh wilayah ndengan menerbitkan aturan terbaru.

Aturan itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian nomor 62 tahun 2021 yang berlaku pada 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.

Protokol kesehatan (prokes) ketat di gereja atau tempat yang difungsikan sebagai tempat ibadah perayaan Natal 2021. Termasik juga pusat perbelanjaan  dan tempat wisata.

“Jumlah umat yang dapat mengikuti kegiatan ibadah dan perayaan Natal secara berjamaah/kolektif tidak melebihi 50 persen dari kapasitas total gereja,” demikian tertulis dalam Inmendagri dilansir dari suara.com jaringan inibalikpapan.com

Masuk gereja saat perayaan natal juga wajib skrining kesehatan melalui aplikasi PeduliLindungi, hanya orang yang sudah divaksin minimal sekali (kategori hijau atau kuning) yang boleh masuk gereja.

Sekolah diminta membagi rapor pada bulan Januari 2022, bukan sebelum libur akhir tahun.

Acara pernikahan, kegiatan seni budaya, dan olahraga wajib mengikuti aturan PPKM Level 3.

Perayaan tahun baru dengan melibatkan banyak orang dan mengundang keramaian dilarang.

“Menutup semua alun-alun pada tanggal 31 Desember 2021 sampai dengan 1 Januari 2022.”

suara.com

Comments

comments

Baca juga ini :  Tak Ada Terapi Khusus Pasien Covid-19 di RSPB, Hanya Bahagia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.