Produksi Minyak Handil Naik 5 Persen, PHM Rampungkan Rejuvenation Besar di Kaltim

Lapangan Handil di Kutai Kartanegara yang sudah beroperasi lebih dari 50 tahun kini kembali mencatat kenaikan produksi minyak setelah PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM)
Fasilitas produksi migas PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Foto: PT PHM

KUTAI KERTANEGARA, inibalikpapan.comLapangan Handil di Kutai Kartanegara yang sudah beroperasi lebih dari 50 tahun kini kembali mencatat kenaikan produksi minyak setelah PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menyelesaikan program rejuvenation besar-besaran di fasilitas hulu migasnya. Produksi bahkan naik sekitar lima persen usai shutdown terencana selesai dilakukan.

PHM menuntaskan Program Handil Rejuvenation di Lapangan Handil, salah satu lapangan minyak andalan di Wilayah Kerja Mahakam, Kalimantan Timur.

Program ini dilakukan untuk menjaga lapangan migas tua tetap produktif. Hal tersebut juga sekaligus meningkatkan keandalan fasilitas produksi agar operasional berjalan aman dan berkelanjutan.

Setelah proses peremajaan fasilitas selesai, produksi minyak Lapangan Handil kini mencapai 15.020 barel per hari atau naik sekitar lima persen dibanding sebelum dilakukan planned shutdown.

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), Sunaryanto, mengatakan peningkatan tersebut didukung optimalisasi sistem proses dan compressor setelah pekerjaan perawatan fasilitas selesai dilakukan.

“Produksi saat ini mencapai 15.020 barel minyak per hari atau naik sekitar lima persen dibanding sebelum planned shutdown,” ujarnya.

Shutdown Besar Libatkan Hampir 1.000 Pekerja

Program rejuvenation ini bukan pekerjaan kecil. PHM menjalankan penghentian operasi sementara atau planned shutdown untuk melakukan berbagai pekerjaan perawatan dan peningkatan fasilitas produksi.

Kegiatan itu melibatkan hampir 1.000 personel dengan sistem kerja 24 jam penuh.

Selama proses berlangsung, PHM menerbitkan 242 izin kerja dan menjalankan 45 pekerjaan hot work naked flame dengan total 241.176 jam kerja.

General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, menyebut seluruh pekerjaan berhasil diselesaikan tanpa recordable injury dan bahkan selesai satu hari lebih cepat dari target awal.

“Kegiatan full shutdown ini berhasil dilakukan dengan aman dan kehilangan produksi juga lebih rendah dari estimasi sebelumnya,” katanya.

Fasilitas Migas Tua Diremajakan

Lapangan Handil termasuk salah satu lapangan migas mature di Kalimantan Timur. Karena itu, PHM melakukan berbagai pembaruan fasilitas untuk menjaga keselamatan dan kelancaran produksi.

Beberapa pekerjaan yang dilakukan antara lain:

  • penggantian pipa utama sepanjang 350 meter,
  • modernisasi sistem safety shutdown,
  • pembaruan Fire & Gas System,
  • retrofit Distributed Control System (DCS),
  • hingga inspeksi pipa menggunakan teknologi inline inspection.

Selain itu, PHM juga melakukan perawatan empat compressor dan delapan vessel untuk menjaga integritas fasilitas produksi jangka panjang.

Program ini telah dipersiapkan sejak 2023 bersama SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE).

PHM menilai peremajaan fasilitas ini penting untuk menjaga keberlanjutan produksi migas nasional, terutama dari wilayah Kalimantan Timur yang menjadi salah satu penopang energi nasional.

Sunaryanto menegaskan perusahaan terus menjaga keselamatan operasi migas yang termasuk objek vital nasional.

“Program Handil Rejuvenation menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga integritas aset, meningkatkan keselamatan operasi, dan mendukung ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Keberhasilan revitalisasi Lapangan Handil juga menunjukkan bahwa lapangan migas tua di Mahakam masih memiliki peran penting dalam menopang produksi energi Indonesia di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses