Ini Alasan Persib Bandung Rekrut Bek Timnas Sandy Walsh
BANDUNG, Inibalikpapan.com – Persib Bandung mengirim pesan tegas kepada para pesaingnya jelang Liga 1 musim 2026/2027. Maung Bandung resmi mengamankan tanda tangan bek Timnas Indonesia Sandy Walsh dengan kontrak berdurasi tiga tahun, menandai ambisi klub membangun skuad kompetitif dalam jangka panjang.
Pengumuman perekrutan Sandy dilakukan bersamaan dengan diperkenalkannya pemain anyar lainnya, Luka Menalo, pada Kamis (2/7). Namun, kedatangan Sandy menjadi sorotan utama mengingat rekam jejaknya di kompetisi Eropa, Jepang, Thailand, hingga Timnas Indonesia.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa perekrutan pemain berusia 31 tahun itu bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan musim ini, melainkan bagian dari strategi jangka panjang klub.
“Persib memberikan kontrak berdurasi tiga tahun kepada Sandy Walsh. Kami memandang kehadirannya bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan tim pada musim ini, tetapi juga sebagai investasi strategis jangka panjang bagi klub,” ujar Adhitia, dikutitp dari laman Ileague.
Keputusan mengikat Sandy hingga 2029 menunjukkan Persib ingin memiliki fondasi kuat di sektor pertahanan. Kemampuannya bermain sebagai bek kanan maupun bek kiri memberi fleksibilitas bagi pelatih Igor Tolic dalam meracik strategi.
Sandy Walsh bukan nama asing bagi pencinta sepak bola Indonesia. Pemain kelahiran Brussel, Belgia, 14 Maret 1995 itu telah mengoleksi 23 penampilan bersama Timnas Indonesia sejak menjadi warga negara Indonesia.
Karier profesionalnya juga terbilang kaya pengalaman. Sandy pernah memperkuat sejumlah klub di Liga Belgia, yakni KRC Genk, Zulte Waregem, dan KV Mechelen, sebelum melanjutkan karier di Jepang bersama Yokohama F. Marinos. Musim lalu ia bermain untuk juara Liga Thailand, Buriram United, sebelum akhirnya menerima pinangan Persib.
Pengalaman lintas kompetisi tersebut menjadi nilai tambah yang diyakini mampu meningkatkan kualitas permainan Maung Bandung, baik dari sisi teknis maupun mental bertanding.
“Pengalaman Sandy berkompetisi di level tertinggi sepak bola Eropa dan Asia, ditambah kiprahnya bersama Tim Nasional Indonesia, diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik di dalam maupun di luar lapangan,” kata Adhitia.
Tak hanya itu, proses adaptasi Sandy diperkirakan akan berlangsung lebih cepat karena di Persib ia akan kembali bermain bersama sejumlah rekan setimnya di Timnas Indonesia, seperti Thom Haye, Eliano Reijnders, Marc Klok, dan Beckham Putra.
Kehadiran para pemain tim nasional dalam satu skuad juga berpotensi memperkuat chemistry Persib menghadapi ketatnya persaingan Liga 1 dan kompetisi Asia musim depan.
Adhitia pun berharap Sandy segera menyatu dengan tim sejak masa pramusim dan menjadi bagian penting dalam perjalanan Persib mengejar gelar.
“Kami menyambut Sandy dan keluarganya sebagai bagian dari keluarga besar Persib. Semoga proses adaptasinya berjalan lancar dan bersama-sama kita dapat membawa Persib meraih prestasi terbaik. Wilujeng sumping, Sandy Walsh,” tutupnya.
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
