Rapat paripurna DPR RI / laman DPR

KUHP Jangan Sampai Mengkriminalisasi dan Mereduksi Hak Masyarakat, Termasuk Pers

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pemerintah dan DPR telah mengesahkan RUU KUHP menjadi undang-undang dalam rapat paripurna pada Rabu (07/12/2022) kemarin.

Anggota Komisi III DPR RI Santoso mengingatkan, jangan sampai KUHP tersebut mengkriminalisasi dan mereduksi hak-hak masyarakat Meskipun dia mendukung pengsahannya.

 “Namun penting untuk diingat, serta perlu dipastikan bahwa semangat kodifikasi dan dekolonisasi dalam KUHP ini jangan sampai mengkriminalisasi dan mereduksi hak-hak masyarakat,” ujar Santoso dikutip dari laman DPR.

Anggota Fraksi Demokrat itu menghimbau pemerintah untuk memastikan bahwa implementasi RUU KUHP ini tidak akan merugikan masyarakat, melalui pengaturan yang berpotensi mengkriminalisasinya.

Pemerintah kata dia, justru harus mampu menjamin terpenuhinya hak-hak masyarakat terutama hak-hak atas kebebasan berpendapat. Karena itu diperlukan pemahaman dan kehati-hatian oleh aparat penegak hukum dalam mengimplementasikan KUHP.

“Penting untuk disadari bahwa saat ini masih terdapat keresahan pada banyak masyarakat terkait beberapa pengaturan tertentu, antara lain terkait dengan pengaturan tentang penyerangan harkat dan martabat presiden dan wakil presiden serta penghinaan terhadap lembaga negara,” ujarnya

“Koridor dan batasan-batasan yang telah ditetapkan terkait peraturan tersebut dalam RUU KUHP ini harus secara jelas dipahami dan dijalankan oleh penegak hukum secara baik,” tambahnya.  

Sehingga, tidak akan terjadi penyalahgunaan hukum dalam implementasinya. Termasuk juga terhadap teman-teman jurnalis, jangan sampai mereka justru diskriminasi dalam rangka menjalankan profesinya.

Comments

comments

Baca juga ini :  Penerbangan Terakhir 2019 Tujuan Palu Delay, GM bersama Jajaran Managemen Hibur Penumpang dengan Berbagai Acara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.