Warga jalani pemeriksaan rapid antigen

Masuk Zona Orange, Tiga RT di Graha Indah Bakal Diterapkan Mini Lockdown

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Memasuki pekan pertama PPKM Mikro perpanjangan ke delapan, Satgas Covid -19 mencatat munculnya zona orange pada enam RT di Balikpapan.

Angka ini menjadi rekor baru sepanjang pemberlakuan PPKM Mikro pertama sejak Februari 2021. “Kasus ini cukup mengkhawatirkan dan mengagetkan karena kita dalam PPKM Mikro dari bulan Februari lima RT paling banyak masuk zona orange. Sekarang ada enam RT, ” kata Kepala Satpol PP kota Balikpapan yang juga satgas Covid-19- Zulkifli.

Zulkifli mengatakan Kelurahan Graha Indah mendominasi yang mana terdapat tiga RT yang merosot dari Zona Hijau menjadi Zona Orange atau dari yang sebelumnya tidak terdapat kasus, kini ditemui sejumlah kasus dengan pasien positif Covid-19. Zona Orange artinya dalam RT tersebut terdapat tiga sampai dengan lima rumah yang terpapar Covid-19. “Kami informasikan enam RT yang masuk Zona Orange hari ini adalah RT 20 Kelurahan Mekar Sari; RT RT 01, RT18 dan RT 19 Kelurahan Graha Indah; RT 15 Damai Baru; RT 19 Sepinggan Baru, ” ujarnya menyebutkan.

“Kami melihatnya kenaikan kasus ini masih terimbas terpengaruh dari nasional sepertinya. Karena banyak riwayat yang terkena dari luar. Artinya pengaruh situasi diluar, ” ujarnya menambahkan.

Tingginya kasus Covid-19 di Kelurahan Graha Indah, Satgas memperketat aktivitas warga di luar rumah warga wilayah tersebut sesuai pola pengendalian. Tim Satgas juga akan melakukan tracing massal kontak erat dengan pasien Covid. Penutupan fasilitas umum seperti rumah ibadah dan taman bermain anak juga ditutup sementara.

“Mulai hari ini kita umumkan zonasinya langsung diadakan tindakan pengendaliannya,” kata Zulkifli menegaskan.

Dengan munculnya zona orange baru, kata Zulkifli, RT dengan zona hijau alias tidak ada kasus Covid-19 pun merosot. Setelah pekan lalu Balikpapan kehilangan 178 RT, pekan ini Balikpapan kehilangan lagi 126 RT zona hijau menjadi zona kuning. Zona hijau pada awal Juni 90,9 persen, sekarang merosot menjadi sekitar 70 persen. “Jadi berartikan 30 persennya berbahaya sudah ada kasus di RT- RT. Ini berbahaya sekali dan harus kita waspadai bersama,” ujarnya.

Comments

comments

Baca juga ini :  Persiba Kejar Kemenangan, Persegres Hanya Target Seri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.