Pelantikan Petugas Haji Embarkasi Balikpapan, Pemerintah Pastikan Layanan Jamaah Optimal
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Timur Mohlis
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Pemerintah melalui penyelenggara ibadah haji resmi melantik puluhan petugas Badan Layanan Haji (BLH) di Embarkasi Balikpapan sebagai bagian dari persiapan operasional musim haji tahun ini.
Pelantikan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh proses keberangkatan hingga pemulangan jamaah berjalan tertib dan sesuai jadwal.
Sebanyak 23 petugas inti dilantik untuk bertugas penuh di embarkasi, mencakup fase keberangkatan dan pemulangan jamaah. Selain itu, sekitar 75 petugas tambahan akan diterjunkan guna memperkuat layanan di berbagai sektor, mulai dari administrasi, konsumsi, hingga pendampingan jamaah.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Timur Mohlis menegaskan, bahwa kesiapan sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam penyelenggaraan ibadah haji yang lancar dan humanis.
“Petugas haji bukan sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi mengemban amanah besar dalam melayani tamu-tamu Allah. Profesionalitas harus berjalan seiring dengan keikhlasan,” ujarnya.
Menurut dia, kepercayaan yang diberikan pemerintah harus dijawab dengan kinerja yang optimal serta pelayanan yang mengedepankan kenyamanan jamaah. Ia juga mengingatkan bahwa setiap tugas yang dijalankan memiliki nilai ibadah.
Di tengah dinamika global, termasuk situasi geopolitik di Timur Tengah yang sempat menjadi perhatian, pemerintah memastikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tetap berjalan sesuai rencana. Hingga saat ini, tidak ada perubahan jadwal keberangkatan jamaah dari Indonesia.
Kloter pertama dari Embarkasi Balikpapan dijadwalkan berangkat pada 26 Mei malam menggunakan maskapai nasional. Sehari sebelumnya, jamaah akan mulai masuk ke Asrama Haji untuk menjalani tahapan persiapan akhir. Kloter perdana tersebut berasal dari Samarinda dengan jumlah sekitar 360 jamaah.
Tahun ini, terdapat sejumlah peningkatan layanan, salah satunya terkait distribusi konsumsi yang sudah dilakukan sejak di embarkasi. Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah jamaah karena seluruh kebutuhan telah disiapkan lebih awal.
“Dengan sistem yang lebih tertata, jamaah bisa berangkat dengan lebih tenang. Ini bagian dari upaya kami menghadirkan pelayanan yang lebih baik,” kata Mohlis.
Pemerintah berharap seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini berjalan lancar, aman, dan memberikan pengalaman spiritual yang khusyuk bagi jamaah. Dalam setiap prosesnya, pelayanan yang tulus menjadi fondasi utama, karena pada akhirnya, perjalanan haji bukan hanya tentang fisik, melainkan juga perjalanan hati menuju ridha Ilahi.***
Pelantikan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh proses keberangkatan hingga pemulangan jamaah berjalan tertib dan sesuai jadwal.
Sebanyak 23 petugas inti dilantik untuk bertugas penuh di embarkasi, mencakup fase keberangkatan dan pemulangan jamaah. Selain itu, sekitar 75 petugas tambahan akan diterjunkan guna memperkuat layanan di berbagai sektor, mulai dari administrasi, konsumsi, hingga pendampingan jamaah.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Timur Mohlis menegaskan, bahwa kesiapan sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam penyelenggaraan ibadah haji yang lancar dan humanis.
“Petugas haji bukan sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi mengemban amanah besar dalam melayani tamu-tamu Allah. Profesionalitas harus berjalan seiring dengan keikhlasan,” ujarnya.
Menurut dia, kepercayaan yang diberikan pemerintah harus dijawab dengan kinerja yang optimal serta pelayanan yang mengedepankan kenyamanan jamaah. Ia juga mengingatkan bahwa setiap tugas yang dijalankan memiliki nilai ibadah.
Di tengah dinamika global, termasuk situasi geopolitik di Timur Tengah yang sempat menjadi perhatian, pemerintah memastikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tetap berjalan sesuai rencana. Hingga saat ini, tidak ada perubahan jadwal keberangkatan jamaah dari Indonesia.
Kloter pertama dari Embarkasi Balikpapan dijadwalkan berangkat pada 26 Mei malam menggunakan maskapai nasional. Sehari sebelumnya, jamaah akan mulai masuk ke Asrama Haji untuk menjalani tahapan persiapan akhir. Kloter perdana tersebut berasal dari Samarinda dengan jumlah sekitar 360 jamaah.
Tahun ini, terdapat sejumlah peningkatan layanan, salah satunya terkait distribusi konsumsi yang sudah dilakukan sejak di embarkasi. Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah jamaah karena seluruh kebutuhan telah disiapkan lebih awal.
“Dengan sistem yang lebih tertata, jamaah bisa berangkat dengan lebih tenang. Ini bagian dari upaya kami menghadirkan pelayanan yang lebih baik,” kata Mohlis.
Pemerintah berharap seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini berjalan lancar, aman, dan memberikan pengalaman spiritual yang khusyuk bagi jamaah. Dalam setiap prosesnya, pelayanan yang tulus menjadi fondasi utama, karena pada akhirnya, perjalanan haji bukan hanya tentang fisik, melainkan juga perjalanan hati menuju ridha Ilahi.***
BACA JUGA
