Halalbihalal DMI Balikpapan Perkuat Sinergi Umat dan Pemerintah

Kabag Kesra Setdakot Balikpapan Muhammad Arif

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Momentum halalbihalal yang diselenggarakan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Balikpapan dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara umat dan pemerintah daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, Kamis (16/4/2026).

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdakot Balikpapan, Muhammad Arif Fadilah, menegaskan bahwa halalbihalal bukan sekadar tradisi tahunan pasca-Ramadan, melainkan ruang strategis untuk membangun kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

“Melalui momentum ini, kita tidak hanya saling memaafkan, tetapi juga memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan pengurus masjid,” ujar Arif.

Ia menambahkan, peran DMI selama ini dinilai cukup signifikan dalam pembinaan umat, termasuk memakmurkan masjid serta menjaga harmoni sosial di Kota Balikpapan. Karena itu, sinergi yang sudah terbangun diharapkan dapat terus ditingkatkan.

Menurut Arif, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Dukungan dari tokoh agama, pengurus masjid, dan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan kehidupan yang damai dan toleran.

“Pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga menyangkut aspek spiritual dan moral masyarakat. Di sinilah peran masjid dan para ulama menjadi sangat penting,” katanya.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga disampaikan sejumlah pesan kepada masyarakat, termasuk pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi krisis air bersih akibat fenomena El Nino yang diprediksi terjadi pada pertengahan 2026.

Arif mengimbau masyarakat untuk mulai berhemat dalam penggunaan air serta menyiapkan cadangan air bersih. Di samping itu, warga juga diminta mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan akibat kondisi cuaca kering.

“Kita perlu meningkatkan kesadaran bersama dalam menghadapi potensi dampak perubahan iklim. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan halalbihalal tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, pengurus DMI dari tingkat kota hingga kelurahan, serta berbagai organisasi kemasyarakatan Islam.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai persatuan dapat terus terjaga, sejalan dengan upaya mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang religius, harmonis, dan berdaya saing.

“Silaturahmi adalah kekuatan. Dari kebersamaan, kita bisa membangun kota ini menjadi lebih baik, tidak hanya hari ini, tetapi juga untuk masa depan,” tutur Arif.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses