Pendapatan Liga Tembus Rp705 Miliar, I.League Siap Dukung Bergulirnya Indonesia Women’s League

Laga Bali United FC vs Borneo FC Samarinda yang berakhir dengan skor 2-3 (foto : Oficial Borneo FC)
Laga Bali United FC vs Borneo FC Samarinda yang berakhir dengan skor 2-3 (foto : Oficial Borneo FC)

JAKARTA, Inibalikpapan.com – Pendapatan kompetisi sepak bola profesional Indonesia kini menembus Rp705 miliar, menjadi salah satu capaian yang disampaikan Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam Kongres Biasa PSSI 2026 di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (3/8).

Selain peningkatan nilai industri liga, PSSI juga memastikan rencana bergulirnya Indonesia Women’s League sebagai langkah memperkuat ekosistem sepak bola nasional.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, yang menghadiri kongres tersebut menegaskan kesiapan operator kompetisi untuk mendukung seluruh kebijakan strategis PSSI, termasuk penguatan tata kelola liga dan penyelenggaraan kompetisi sepak bola putri.

Menurut Ferry, berbagai keputusan yang dihasilkan dalam Kongres Biasa PSSI 2026 menunjukkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas kompetisi sepak bola Indonesia.

“Berbagai perkembangan yang disampaikan dalam Kongres Biasa PSSI menunjukkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia. I.League siap mendukung setiap kebijakan yang berkaitan dengan penyelenggaraan kompetisi, termasuk penguatan tata kelola liga, peningkatan nilai industri sepak bola, serta bergulirnya Indonesia Women’s League sebagai bagian dari pengembangan sepak bola nasional,” ujar Ferry Paulus, dalam siaran persnya.

Selain mengumumkan peningkatan pendapatan liga hingga Rp705 miliar, Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga menyampaikan sejumlah agenda strategis lainnya, seperti pengesahan perubahan nama sejumlah klub sebagai bagian dari dinamika kompetisi nasional menjelang musim 2026/2027.

Bagi I.League, capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa industri sepak bola Indonesia terus mengalami pertumbuhan. Sebagai operator kompetisi profesional, I.League menilai peningkatan nilai ekonomi liga harus diiringi dengan tata kelola yang semakin profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Kehadiran Indonesia Women’s League juga dinilai menjadi tonggak penting dalam pengembangan sepak bola nasional. Kompetisi tersebut diharapkan mampu membuka ruang pembinaan yang lebih luas bagi pesepak bola putri sekaligus memperkuat sistem kompetisi Indonesia secara menyeluruh.

Ferry menegaskan, sinergi antara PSSI, I.League, klub peserta, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan kompetisi nasional.

Melalui semangat Good League, Good Club, Good Talent, I.League berkomitmen menghadirkan kompetisi yang profesional, kompetitif, dan berkelanjutan agar mampu melahirkan klub-klub yang semakin kuat, mencetak talenta terbaik, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan prestasi Tim Nasional Indonesia.

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses